Seorang pria berusia 38 tahun asal Nevada telah didakwa dengan beberapa tuduhan penganiayaan anak dan tindakan asusila yang melibatkan anak-anak kekasihnya. Rosario Diraffaele dituduh telah memukuli, membakar, dan menembak putra kekasihnya yang berusia 9 tahun dengan senapan angin antara tahun 2023 hingga 2025.
Rosario "Roy" Diraffaele didakwa pada bulan Mei setelah polisi melakukan pemeriksaan kesejahteraan di sebuah apartemen di pusat Las Vegas Valley tahun lalu. Petugas menanggapi laporan mengenai perilaku mencemaskan yang dijelaskan oleh para korban.
Berdasarkan kesaksian dewan juri, bocah tersebut mengatakan bahwa Diraffaele memaksanya melakukan latihan seperti wall squat sebagai hukuman. Jika ia tidak dapat menyelesaikannya, Diraffaele diduga membakarnya dengan rokok, menusuknya dengan garpu, atau menembaknya dengan senapan angin sembari melarangnya untuk membicarakan penganiayaan tersebut.
Diraffaele juga menghadapi tuduhan kontak seksual yang tidak pantas terhadap putri kekasihnya. Ia memiliki catatan kriminal sejak tahun 2006, termasuk vonis satu hingga lima tahun penjara karena pencurian pada tahun 2012.
Ia didakwa dengan empat pasal penganiayaan, penelantaran, atau pembahayakan anak, dua pasal perbuatan asusila terhadap anak di bawah usia 14 tahun, dan satu pasal perbuatan asusila yang bersifat terbuka atau berat. Diraffaele kini ditahan dengan jaminan $100.000, telah mengaku tidak bersalah, dan dijadwalkan menjalani persidangan pada bulan November.