Undang-undang AS baru mungkin melarang penjualan drone HoverAir Aqua

HoverAir Aqua, yang dipromosikan sebagai drone selfie tahan air pertama di dunia, menghadapi kemungkinan dikecualikan dari pasar AS karena peraturan baru. Tanpa persetujuan Komisi Komunikasi Federal, ia berisiko mengalami larangan penjualan yang sama seperti drone mendatang DJI. Perkembangan ini menyoroti dampak lebih luas pada produsen drone di tengah aturan AS yang semakin ketat.

Perundang-undangan AS baru-baru ini yang menargetkan pembuat drone telah menjerat raksasa China DJI, dengan model-model mendatangnya dilarang dijual tanpa persetujuan yang tepat. Kini, HoverAir Aqua muncul sebagai korban lain dalam penindakan regulasi ini. HoverAir Aqua menonjol sebagai drone selfie tahan air pertama di dunia, dirancang untuk menangkap rekaman di lingkungan akuatik. Namun, peluncurannya di AS tergantung pada ketiadaan persetujuan FCC, sertifikasi kritis untuk perangkat nirkabel. Seperti yang diuraikan dalam laporan, kurangnya persetujuan ini menempatkan drone tersebut menghadapi pembatasan penjualan yang sama seperti produk DJI. Undang-undang baru ini bertujuan mengatasi kekhawatiran keamanan terkait drone buatan asing, tetapi meluas melampaui DJI untuk memengaruhi pendatang inovatif seperti HoverAir Aqua. Produsen harus menavigasi rintangan ini untuk mengakses pasar Amerika yang menggiurkan, berpotensi menunda ketersediaan produk dan menghambat persaingan di sektor drone konsumen. Situasi ini menggarisbawahi lanskap regulasi teknologi yang berkembang, di mana kepatuhan terhadap standar FCC menjadi gerbang masuk pasar. Untuk saat ini, nasib HoverAir Aqua tetap terikat pada pengamanan persetujuan yang diperlukan di tengah persyaratan ketat ini.

Artikel Terkait

The US government is maintaining its full ban on DJI drones while offering a limited software exception. Public comments are now invited on the policy. DJI is pursuing an appeal against the restrictions.

Dilaporkan oleh AI

A team from Xidian University has developed a car-mounted microwave wireless power system that kept fixed-wing drones airborne for up to 3.1 hours. The system uses GPS positioning, dynamic tracking, and onboard flight controls to maintain alignment between the emitter and drone during flight. The findings were published on March 25 in the peer-reviewed journal Aeronautical Science & Technology.

New images and information about the Insta360 Luna Ultra have surfaced online. They highlight a modular design that may set it apart from competitors like the DJI Osmo Pocket 4.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak