Seorang pria asal New York telah dinyatakan bersalah karena menyerang pengemudi DoorDash yang mendatangi alamat yang salah. John Reilly, 49 tahun, dinyatakan bersalah atas sejumlah dakwaan kejahatan berat yang bermula dari insiden penembakan pada Mei 2025 di Chester, Orange County. Korban mengalami cedera parah yang mengharuskannya menjalani operasi pengangkatan dua kaki usus halusnya.
John Reilly, mantan Pengawas Jalan Raya Chester, dibebaskan dari dakwaan percobaan pembunuhan namun dinyatakan bersalah atas penyerangan tingkat pertama dengan ketidakpedulian yang keji, penyerangan tingkat kedua, dan sembilan dakwaan kepemilikan senjata ilegal pada 26 Maret. Insiden tersebut terjadi pada 2 Mei 2025, ketika pengemudi DoorDash berusia 24 tahun bernama Alpha Barry tersesat di lingkungan rumah Reilly setelah baterai ponselnya habis. Barry mendekati rumah Reilly dengan membawa pesanan pengiriman dan bertanya apakah dia yang memesannya. Reilly menyuruhnya untuk meninggalkan properti tersebut, yang dituruti Barry saat ia kembali ke kendaraannya. Saat Barry berkendara menjauh, Reilly keluar dengan membawa pistol Glock kaliber .45, melepaskan satu tembakan ke halaman depan rumahnya, lalu beberapa tembakan ke arah mobil Barry. Satu peluru mengenai punggung bawah Barry, menyebabkan cedera parah yang memerlukan operasi darurat dan pengangkatan dua kaki usus halusnya. Rekaman pengawasan dari rumah Reilly menangkap peristiwa penembakan tersebut. Istri Reilly, Selina Nelson-Reilly, menghadapi dakwaan menghalangi proses hukum dan merusak barang bukti karena diduga menghapus 17 video bel pintu pintar. Penampilan pengadilan berikutnya dijadwalkan pada 10 April. Reilly, yang sebelumnya bebas dengan jaminan, ditahan setelah putusan tersebut dibacakan. Ia terancam hukuman hingga 25 tahun penjara pada sidang vonis tanggal 18 Mei.