Pengemudi DoorDash terancam tuntutan lebih berat setelah seorang pria meninggal dunia

Seorang pria berusia 75 tahun asal Michigan meninggal dunia pekan lalu setelah seorang pengemudi DoorDash diduga memukulnya dalam insiden kemarahan di jalan raya pada bulan Desember. Polisi telah menangkap pengemudi tersebut atas dakwaan tindak pidana ringan, namun pihak kejaksaan sedang meninjau kembali kasus ini menyusul kematian korban.

Ryan Turner, 41 tahun, diduga memukul Lloyd Poole pada 28 Desember di Wixom setelah Poole menegurnya karena mengemudikan kendaraan dengan kecepatan tinggi di lingkungan tersebut. Turner mengatakan kepada polisi bahwa ia merasa terancam dan Poole terjatuh hingga kepalanya terbentur. Poole sempat menjalani operasi otak darurat dan tidak sadarkan diri sejak insiden tersebut terjadi.

Artikel Terkait

Seorang pengemudi DoorDash berusia 32 tahun menghadapi dakwaan pembunuhan tingkat pertama setelah diduga menembak seorang pria di festival lampion di Idaho. Insiden tersebut terjadi di depan ribuan saksi mata pada Sabtu malam.

Dilaporkan oleh AI

Seorang pria asal Indiana menghadapi dakwaan pembunuhan setelah diduga menembak hingga tewas seorang karyawan Amazon berusia 26 tahun di tempat parkir pinggiran kota Chicago menyusul konfrontasi mengenai komentar tentang tinggi badannya.

Seorang pria Minnesota berusia 33 tahun telah didakwa dengan pembunuhan tingkat dua karena kelalaian setelah kekasihnya meninggal dunia akibat kecelakaan kendaraan pada 2 Mei. Allen Michael Alberts dituduh menunda bantuan medis untuk Nichole Shoultz yang berusia 40 tahun saat melanggar perintah larangan kontak.

Dilaporkan oleh AI

Seorang pria berusia 23 tahun menghadapi tuntutan pidana berat setelah tabrakan adu banteng di Milwaukee yang menewaskan pengemudi lain bulan lalu.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak