Seorang wanita berusia 49 tahun menghadapi dakwaan penyerangan terkait kematian seorang pria berusia 71 tahun yang mencoba melerai sengketa parkir di Baltimore tahun lalu. Kiannah Bonaparte dituduh menendang kepala Gregory Turnipseed dalam insiden yang terjadi pada Oktober 2025.
Serangan itu terjadi di Saint Paul Street pada 17 Oktober 2025. Turnipseed, seorang pegawai Departemen Transportasi Kota Baltimore, menghampiri sebuah SUV Chevrolet berwarna hitam untuk memberi tahu pengemudinya bahwa ada kendaraan lain yang sedang menunggu tempat parkir tersebut. Seorang gadis remaja keluar dari mobil dan memukulnya, sementara Bonaparte, yang diduga sebagai pengemudi, menendang kepalanya, menurut keterangan polisi. Turnipseed mengalami pendarahan otak dan menjalani operasi. Ia meninggal dunia pada 26 November 2025. Sebelum meninggal, ia sempat mengidentifikasi Bonaparte sebagai salah satu penyerangnya. Pemeriksa medis menyatakan kematiannya sebagai kasus pembunuhan. Bonaparte hadir di pengadilan pada hari Selasa. Ia didakwa dengan tuduhan penyerangan tingkat pertama dan kedua, konspirasi untuk melakukan penyerangan tingkat pertama, serta membahayakan orang lain. Ia menolak kesepakatan pengakuan bersalah dan dijadwalkan kembali ke pengadilan pada hari Jumat. Penyelidik meyakini gadis remaja tersebut adalah putrinya. Anggota keluarga menggambarkan Turnipseed sebagai pribadi yang suka membantu. 'Dia mencoba membantu, dan dia memang selalu menjadi tipe orang yang seperti itu,' ujar kerabatnya, Donald Rainey, kepada WBAL.