Perawat di North Carolina didakwa membunuh wanita tunawicara

Seorang perawat berusia 59 tahun di North Carolina menghadapi dakwaan pembunuhan tingkat pertama atas kematian seorang wanita berusia 23 tahun penyandang autisme yang tunawicara dan tinggal di rumahnya.

Marlo Wallace dituduh membunuh Aaliyah Fortner setelah penyelidikan dimulai menyusul kecelakaan kendaraan pada 26 Oktober 2025 di Gastonia. Wallace memberi tahu petugas bahwa mereka akan menemukan seseorang yang telah meninggal di kediamannya di Green Brook Trail di Dallas. Polisi menemukan jenazah Fortner di rumah tersebut. Hasil otopsi mendorong jaksa untuk mendakwa Wallace dengan pembunuhan tingkat pertama, dengan dugaan bahwa ia telah menganiaya Fortner berkali-kali dengan memukulnya menggunakan benda, menggunakan alat kejut listrik (Taser), menendangnya, dan menginjak kepalanya. Wallace awalnya didakwa atas penyembunyian kematian, penyalahgunaan dan penelantaran pasien, serta penganiayaan berat terhadap penyandang disabilitas. Perawat lainnya, Vera Williams, juga menghadapi dakwaan penyalahgunaan dan penelantaran pasien. Saudara laki-laki Fortner, Caleb Simpson, menyatakan kemarahannya karena saudara perempuannya yang tunawicara tidak dapat mengomunikasikan apa yang terjadi. Wallace tetap ditahan di penjara dengan jadwal sidang pengadilan pada 19 Juni.

Artikel Terkait

Seorang wanita berusia 52 tahun di Fuquay-Varina telah didakwa atas tuduhan pembunuhan tingkat dua dan kekerasan terhadap anak terkait kematian putranya yang berusia 12 tahun pada tahun 2025, yang menderita diabetes.

Dilaporkan oleh AI

Seorang wanita berusia 44 tahun diduga menculik seorang pria berusia 18 tahun penyandang autisme di Charlotte, North Carolina, dan membawanya berkeliling kota selama sekitar 40 menit di dalam mobil Mini Cooper miliknya sebelum polisi melakukan intervensi.

Seorang wanita asal Missouri mengakui telah membunuh bocah laki-laki berusia 4 tahun yang ia asuh pada tahun 2018, lalu ikut serta dalam pencariannya. Quatavia Givens (33) mengaku bersalah pada hari Jumat atas pembunuhan tingkat dua, penganiayaan anak, dan penelantaran jenazah.

Dilaporkan oleh AI

Seorang pengasuh di Arizona menghadapi dakwaan setelah diduga menyumpal mulut seorang pria nonverbal penderita cerebral palsy di sebuah panti asuhan di Phoenix. Insiden tersebut terjadi pada 19 Maret, menurut pihak berwenang.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak