Nvidia memajukan AI open source dengan akuisisi dan model baru

Nvidia mengumumkan dorongan signifikan menuju AI open source, termasuk akuisisi SchedMD dan peluncuran model Nemotron 3. CEO Jensen Huang menekankan pentingnya inovasi terbuka dalam kemajuan AI. Langkah-langkah ini bertujuan meningkatkan alur kerja multi-agen dan memperkuat kemampuan perangkat lunak open source.

Nvidia menggandakan upayanya pada inisiatif AI open source, seperti terungkap dalam pengumuman terbaru. Perusahaan tersebut mengakuisisi SchedMD, langkah yang dirancang untuk memperkuat penawaran perangkat lunak open source-nya. Akuisisi ini merupakan bagian dari strategi yang lebih luas untuk mendorong inovasi dalam pengembangan AI.

Selain itu, Nvidia mengumumkan model Nemotron 3 yang dirancang khusus untuk alur kerja multi-agen. Model-model ini dimaksudkan untuk mendukung sistem AI kolaboratif, memungkinkan operasi yang lebih kompleks dan efisien dalam berbagai aplikasi.

CEO Nvidia Jensen Huang menyatakan, "Inovasi terbuka adalah fondasi kemajuan AI," yang menggarisbawahi komitmen perusahaan terhadap teknologi AI yang dapat diakses. Dorongan ini muncul di tengah penekanan yang semakin besar pada alat kolaboratif di sektor AI, menempatkan Nvidia memimpin dalam kemajuan open source.

Pengumuman tersebut dibuat publik sekitar 18 Desember 2025, menyoroti upaya berkelanjutan Nvidia untuk mengintegrasikan akuisisi dan model baru ke dalam ekosistemnya. Dengan mengakuisisi SchedMD, Nvidia bertujuan meningkatkan manajemen perangkat lunak untuk lingkungan komputasi berkinerja tinggi, yang krusial bagi beban kerja AI.

Perkembangan ini menandakan fokus strategis Nvidia pada demokratisasi alat AI, yang berpotensi memengaruhi standar industri untuk kolaborasi open source.

Artikel Terkait

Stock traders react with concern to Tesla shares dropping amid Nvidia's open-source AI models announcement for autonomous driving.
Gambar dihasilkan oleh AI

Saham Tesla turun setelah Nvidia luncurkan model AI open-source

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Saham Tesla turun sekitar 3% pada Selasa setelah Nvidia mengumumkan model AI open-source baru untuk mengemudi otonom. 'Keluarga Alpamayo' bertujuan memungkinkan pemikiran seperti manusia dalam pengambilan keputusan kendaraan. Investor bereaksi di tengah kekhawatiran persaingan yang semakin ketat di sektor self-driving.

Nvidia, pembuat chip teratas di dunia, telah merilis serangkaian model AI open source canggih yang dikenal sebagai Nemotron 3, beserta data pendukung dan alat untuk insinyur. Langkah ini menempatkan perusahaan sebagai pemain yang lebih serius dalam pengembangan model AI di luar dominasi perangkat kerasnya. Inisiatif ini menegaskan dorongan Nvidia untuk kesuksesan AI open source di tengah persaingan dari silikon pesaing di model tertutup.

Dilaporkan oleh AI

NVIDIA sedang mengembangkan platform sumber terbuka untuk agen AI bernama NemoClaw, dengan fokus enterprise. Platform ini memungkinkan akses bahkan untuk sistem yang tidak menggunakan chip NVIDIA. Ini muncul di tengah kekhawatiran atas keamanan dan ketidakpastian alat otonom semacam itu.

Nvidia telah menggambarkan AI sebagai sistem industri lima lapis. CEO Jensen merinci tumpukan lapis AI dan mengisyaratkan langkah selanjutnya perusahaan. Perusahaan tersebut mengincar ekspansi di berbagai lapis teknologi, mirip Amazon yang melampaui layanan cloud.

Dilaporkan oleh AI

Setelah peluncuran model AI Alpamayo open-source di CES 2026, CEO Nvidia Jensen Huang memuji Full Self-Driving Tesla sebagai 'kelas dunia', sambil mencatat perbedaan strategis. Elon Musk menepis ancaman terhadap Tesla, mengungkap investasi besar di hardware Nvidia. Analis melihat tantangan potensial terhadap keunggulan self-driving Tesla di tengah sentimen bullish Nvidia.

Beijing dilaporkan telah menyetujui penjualan ratusan ribu chip AI H200 Nvidia ke perusahaan Tiongkok, menandai kemenangan kunci setelah pembatasan ekspor AS yang berkepanjangan. Keputusan ini mencerminkan evolusi penting dalam kebijakan teknologi Amerika terhadap Tiongkok. Sementara itu, CEO Nvidia Jensen Huang telah menikmati kegiatan santai di negara tersebut.

Dilaporkan oleh AI

Nvidia CEO Jensen Huang expressed confidence that South Korean companies will nimbly handle US tariff concerns during the Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) summit. He highlighted Korea's significant opportunities in physical AI and robotics, while praising partnerships with Samsung and SK hynix. The remarks came shortly after Seoul and Washington finalized a trade deal.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak