Seorang ibu di Ohio didakwa melakukan pembakaran setelah mengancam akan membunuh keempat anaknya

Hawa Hassan, seorang wanita berusia 30 tahun dari Columbus, Ohio, menghadapi dakwaan kejahatan pembakaran setelah diduga membakar apartemennya sambil mengancam akan membunuh keempat anaknya. Anak-anak tersebut berhasil melarikan diri tanpa cedera dan kini berada dalam pengawasan Layanan Anak Franklin County. Polisi menyatakan bahwa Hassan mengakui telah memulai kebakaran tersebut.

Hawa Hassan (30) ditangkap pada hari Sabtu di Columbus, Ohio, setelah diduga menyalakan api di kamar tidur apartemennya. Saksi melaporkan bahwa keempat anaknya memberi tahu tetangga bahwa ibu mereka telah mengancam nyawa mereka, dengan mengatakan bahwa dia 'akan membunuh mereka semua' sambil menggunakan pemantik api untuk memulai kebakaran. Anak-anak tersebut berhasil melarikan diri tanpa cedera, dan tidak ada kerusakan lain yang dilaporkan di kompleks apartemen Hilltop yang terletak di dekat sekolah menengah pertama. Kerusakan akibat hangus terlihat di bagian luar bangunan, sebagaimana dilaporkan oleh stasiun lokal WSYX yang mengutip dokumen pengadilan yang diperoleh dari Divisi Kepolisian Columbus dan catatan Kantor Sheriff Franklin County. Ketika petugas berbicara dengan Hassan di lokasi kejadian, dia mengakui telah menyalakan api tersebut menurut dokumen terkait. Hassan menghadapi dakwaan pembakaran yang diperberat, bersama dengan dakwaan tindak pidana ringan penyerangan dan kekerasan dalam rumah tangga. Ia tetap ditahan di Penjara Franklin County tanpa jaminan. Jadwal sidang berikutnya ditetapkan pada 4 Mei.

Artikel Terkait

Laneasha Walker, seorang ibu berusia 24 tahun di Ohio, menghadapi tiga dakwaan membahayakan anak setelah polisi menuduhnya menyiram air panas mendidih ke tubuh putranya yang masih kecil, menyebabkan luka bakar derajat dua di 10% tubuhnya. Anak laki-laki tersebut dilarikan ke Cincinnati Children's Hospital, di mana staf rumah sakit menemukan bukti adanya luka lama dan baru. Walker diduga mencoba menutupi luka bakar tersebut dengan kaus kaki dan popok.

Dilaporkan oleh AI

Elizabeth H. Radmacher, 68 tahun, menghadapi dakwaan pembakaran, membahayakan orang lain secara sengaja, dan perusakan kriminal setelah diduga membakar apartemennya di Louisville pada 14 Maret. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 3 pagi saat ia menghadapi pengusiran, memaksa delapan penghuni lainnya untuk melarikan diri. Saksi mata melaporkan mendengar dia mengancam akan 'membunuh semua orang.'

Frederick L. Harroff, 66 tahun, dijatuhi hukuman minimal 39 tahun penjara karena mencoba membunuh mantan istrinya dengan pemukul bisbol serta melakukan tindakan kekerasan lainnya musim panas lalu. Hakim Columbiana County menjatuhkan hukuman yang melebihi rekomendasi jaksa setelah mendengarkan kesaksian emosional dari korban. Serangan tersebut terjadi pada 2 Juni 2025, di Columbiana, Ohio.

Dilaporkan oleh AI

Kirstin D. Bowers, ibu berusia 31 tahun dari Indiana, telah menyetujui untuk mengaku bersalah atas pengabaian tanggungan yang mengakibatkan kematian setelah putranya yang berusia 7 tahun meninggal dalam kebakaran rumah pada Juni tahun lalu. Berdasarkan kesepakatan tersebut, ia menghadapi hukuman 30 tahun dengan 16 tahun di penjara. Jaksa akan membatalkan tiga tuduhan pengabaian tambahan.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak