PBNU terima enam mahasiswa asing lewat beasiswa peradaban

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama menerima enam mahasiswa dari enam negara melalui Program Beasiswa Peradaban pada Rabu.

Para penerima beasiswa berasal dari Afghanistan, Aljazair, Nigeria, Tanzania, Pakistan, dan Bangladesh. Mereka akan menempuh studi sarjana dan magister di Universitas KH Abdul Chalim Mojokerto setelah mengikuti orientasi di Jakarta.

Program ini merupakan kolaborasi PBNU dan Baznas RI yang dikelola NU Scholarship. Tujuannya memperkenalkan Islam moderat ala Nahdlatul Ulama serta memperluas jejaring akademik internasional.

Sekretaris Lakpesdam PBNU Ufi Ulfiah menyampaikan harapan agar mahasiswa memanfaatkan kesempatan untuk memahami tradisi keislaman NU. Kepala Divisi Pendidikan dan Dakwah Baznas Farid Septian menekankan bahwa pendidikan menjadi investasi jangka panjang bagi generasi pemimpin.

Artikel Terkait

KH Zulfa Mustofa presenting his book at a launch event in Jakarta for NU.
Gambar dihasilkan oleh AI

KH Zulfa Mustofa to launch Ithafu Ummati Al Muqtafa book ahead of NU Congress

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

PBNU Vice Chairman KH Zulfa Mustofa will launch his book Ithafu Ummati Al Muqtafa on Friday, 10 July 2026, in Jakarta. The event serves as an offering to the ummah and an effort to revive the tradition of writing books within NU.

The Nahdlatul Ulama central board announced that the 2026 NU Muktamar will be held from 1-5 August with the location still to be decided.

Dilaporkan oleh AI

Around 20,000 Muslims attended the Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi at Monas Plaza, Jakarta, on Friday night, 19 June 2026.

Coordinating Minister for Food Zulkifli Hasan said the Free Nutritious Meals program will focus on Islamic boarding schools, religious schools, and 3T areas in the initial phase.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak