Persebaya Surabaya meraih kemenangan 2-1 atas Malut United dalam laga Super League Indonesia 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada 10 Januari 2026. Dua gol Paulo Gali Freitas membawa Bajul Ijo unggul, meski Ciro Alves membalas satu gol untuk tim tamu. Hasil ini membuat Malut United gagal menyalip Persib Bandung dan Persija Jakarta di papan atas klasemen.
Persaingan di papan atas Super League Indonesia 2025/2026 semakin ketat setelah Persebaya Surabaya menang 2-1 atas Malut United pada Sabtu, 10 Januari 2026, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Laga ini menjadi kemenangan ketiga beruntun bagi Bajul Ijo di bawah pelatih Bernardo Tavares.
Persebaya langsung menekan sejak awal. Paulo Gali Freitas mencetak gol pertama pada menit ke-14, diikuti gol keduanya pada menit ke-37, membuat skor 2-0 saat turun minum. Malut United merespons di babak kedua melalui gol Ciro Alves pada menit ke-61, tapi pertahanan tuan rumah bertahan kokoh hingga akhir.
Kemenangan ini menambah tiga poin bagi Persebaya, yang kini mengumpulkan 28 poin dari 17 pertandingan, menempati posisi keenam klasemen sementara. Sebelum laga, mereka berada di peringkat kedelapan dengan 25 poin dan sedang dalam tren positif tanpa kekalahan dalam sembilan laga.
Sementara itu, Malut United tertahan di peringkat keempat dengan 34 poin dari 17 laga, terpaut satu poin dari Persib Bandung dan Persija Jakarta yang sama-sama punya 35 poin. Kekalahan ini menyia-nyiakan peluang mereka naik posisi, terutama karena kedua rival papan atas dijadwalkan bertemu selanjutnya.
Sebelum pertandingan, pelatih Malut United Hendri Susilo menyatakan timnya siap tanpa beban. "Semua pemain yang ada di sini dalam kondisi siap. Kami datang untuk bermain tanpa beban dan semoga para pemain bisa menjalankan game plan dengan baik," katanya. Ia juga mengakui dampak kehadiran Tavares yang memotivasi Persebaya.
Klasemen sementara setelah laga: Borneo FC 37 poin (peringkat 1), Persija Jakarta 35 (2), Persib Bandung 35 (3), Malut United 34 (4), Persita Tangerang 31 (5), Persebaya 28 (6). Hasil ini menjaga persaingan tetap sengit di puncak.