Pertandingan sengit antara Persib Bandung dan Persija Jakarta pada pekan ke-17 Super League 2025/26 akan digelar Minggu ini di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, dengan kehadiran 26 ribu bobotoh dan pengamanan diperketat. Kedua tim sama-sama mengoleksi 35 poin, di mana pemenang berpeluang merebut puncak klasemen dari Borneo FC yang punya 37 poin. Rivalitas derby ini sarat gengsi dan emosi, seperti disampaikan para pemain dan pelatih.
Duel klasik Derby Indonesia antara Persib Bandung dan Persija Jakarta dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 11 Januari 2026, pukul 15.30 WIB di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung. Pertandingan ini diprediksi panas dengan kehadiran 26 ribu bobotoh, sehingga pengamanan diperketat untuk memastikan kelancaran acara.
Kedua tim berada dalam posisi ketat di klasemen: Persija di peringkat kedua dan Persib ketiga, masing-masing dengan 35 poin. Borneo FC memimpin dengan 37 poin setelah kalah 0-2 dari Persita Tangerang. Kemenangan di laga ini bernilai enam poin karena pemenang akan naik ke puncak dengan 38 poin, sementara hasil imbang membuat keduanya stuck di 36 poin.
Gelandang Persib, Marc Klok, menekankan pentingnya gengsi dan harga diri. "Buat saya dan tim, ini pasti pertandingan yang sangat penting dan spesial," ujarnya. Ia menambahkan, "Besok ini pertandingan spesial untuk gengsi dan harga diri. Kami ingin membuat Bobotoh bangga."
Pelatih Persib, Bojan Hodak, memperingatkan tensi tinggi sebagai salah satu derbi terbesar di Asia Tenggara. "Saya tidak perlu lagi memotivasi pemain. Justru saya harus membuat mereka lebih tenang dan tidak terlalu emosional," katanya.
Kapten Persija, Rizky Ridho, yakin timnya akan berjuang habis-habisan. "Kami akan mati-matian untuk berjuang di sana," ucapnya, sambil berterima kasih kepada Jakmania yang mendukung latihan. Ia optimistis membawa pulang tiga poin: "Semoga tiga poin bisa kami bawa ke Jakarta."
Secara head-to-head, Persib unggul dengan lima kemenangan dan tiga imbang dari 10 pertemuan terakhir, belum pernah kalah sejak era Hodak. Pertemuan terakhir pada Februari 2025 berakhir 2-2.