Persija Jakarta meraih kemenangan telak 3-0 atas Bhayangkara FC dalam laga tunda pekan ke-8 Super League pada Senin malam, 29 Desember 2025, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Gol dicetak melalui penalti Allano Lima, gol bunuh diri Putu Gede, dan tembakan Jordi Amat. Kemenangan ini membawa Persija ke peringkat ketiga klasemen dengan 32 poin.
Pertandingan dihadiri belasan ribu suporter Jakmania yang memadati Stadion GBK. Persija langsung mengambil inisiatif sejak awal, meski Bhayangkara bertahan rapat di babak pertama. Gol pertama tercipta pada menit ke-45+5 setelah pelanggaran atas Eksel Runtukahu di kotak penalti. Allano Lima mengeksekusi penalti dengan sepakan kaki kiri ke sisi kiri gawang, membuka keunggulan 1-0.
Memasuki babak kedua, Persija tetap dominan. Pada menit ke-62, umpan lambung Bruno Tubarão gagal diantisipasi Putu Gede, yang malah mengirim bola ke gawang sendiri, menggandakan skor menjadi 2-0. Gol penutup datang pada menit ke-78 dari Jordi Amat, yang melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti.
Pelatih sementara Persija, Ricky Nelson, yang menggantikan Mauricio Souza karena sanksi, menyambut kemenangan ini dengan positif. "Kami sangat bersyukur. Di babak pertama kami sempat kesulitan karena Bhayangkara bermain sedikit berbeda dari yang kami perkirakan. Mereka menumpuk pemain di area pertahanan sehingga cukup menyulitkan kami," ujar Ricky. Ia menambahkan bahwa penalti menjadi titik balik, membuka ruang serangan di babak kedua.
Di sisi lain, pelatih Bhayangkara, Paul Munster, mengevaluasi keras performa timnya. Kekalahan ini memperpanjang tren negatif, dengan Bhayangkara hanya meraih satu poin dari empat laga terakhir dan tertahan di peringkat ke-10 dengan 19 poin. "Tampil melawan tim bagus itu selalu sulit. Dari situ terlihat kualitas pemain dan tim. Kalau bisa naik level, bagus. Tapi mungkin bagi beberapa pemain, level ini memang terlalu tinggi," kata Munster.
Kapten Bhayangkara, Dendy Sulistyawan, mengakui kekecewaan. "Jujur saja, kami tidak bisa menerima kekalahan beruntun. Tapi kami sadar Persija dan Persib punya kualitas karena mereka sedang bersaing memperebutkan gelar juara," ujarnya.
Kemenangan ini krusial bagi Persija, yang kini mengintai puncak klasemen dipegang Persib Bandung (34 poin) dan Borneo FC (34 poin). Super League masih menyisakan laga tunda Arema FC vs Persita Tangerang pada 30 Desember 2025.