Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, diusulkan diabadikan dengan patung atas kontribusinya membawa tim meraih dua gelar Liga 1 beruntun. Pengamat sepak bola Ibam Hariri menyatakan bahwa Hodak layak mendapat penghargaan tersebut setelah mengakhiri puasa juara panjang Maung Bandung. Usulan ini muncul di tengah Persib yang sedang bersaing di babak 16 besar AFC Champions League Two.
Bojan Hodak telah membawa Persib Bandung meraih gelar Liga 1 2023/24 melalui babak championship setelah mengalahkan Madura United di final, dan gelar Liga 1 2024/25 melalui format reguler 34 pertandingan. Prestasi ini mengakhiri penantian 10 tahun sejak terakhir juara pada 2014, dan sebelumnya 20 tahun sejak 1994. Saat ini, di musim Super League 2025/26, Persib memuncaki klasemen dengan 14 pertandingan tersisa, membuka peluang gelar ketiga beruntun.
Pengamat sepak bola dan pendukung Persib, Ibam Hariri, mengusulkan pendirian patung Hodak di pusat Bandung sebagai bentuk penghormatan. "Secara pribadi, dan saya yakin banyak Bobotoh akan setuju. Bojan sudah layak mendapatkan patung didirikan di pusat Bandung," ujar Ibam Hariri kepada The Asian Game. Usulan ini terinspirasi dari tradisi di Eropa di mana legenda klub diabadikan dengan patung di sekitar stadion atau kota.
Di sisi lain, Persib tengah menghadapi ujian di level Asia. Tim asuhan Hodak telah menembus babak 16 besar AFC Champions League Two 2025/2026. Leg pertama melawan Ratchaburi FC digelar di Ratchaburi Stadium, Thailand, pada 11 Februari 2026. Gelandang Adam Alis menekankan kekuatan lawan yang telah mendatangkan pemain baru. "Saya pikir Ratchaburi FC cukup kuat. Mereka memasukkan pemain-pemain baru yang membawa tim berada di level atas. Kami tidak boleh meremehkan sedikit pun," kata Adam Alis. Leg kedua dijadwalkan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 18 Februari 2026, dengan agregat gol menentukan lolos ke perempat final.
Prestasi Hodak memperkuat posisi Persib di kompetisi domestik dan internasional, meski usulan patung masih dalam wacana.