Penulis asal Wisconsin mengatakan dia melihat teman sekelasnya mengadopsi nama baru dan memulai transisi gender medis saat SMA

Fakta terverifikasi

Dalam esai orang pertama yang diterbitkan pada 14 Mei 2026, Brooke Brandtjen, seorang penulis yang berbasis di Wisconsin, mengatakan bahwa dia kehilangan kontak dengan teman-teman dan teman sekelasnya setelah beberapa dari mereka mulai mengidentifikasi diri sebagai transgender dan menjalani transisi medis menjelang awal pandemi COVID-19.

Brooke Brandtjen, seorang penulis asal Wisconsin, mengatakan bahwa ia terakhir kali melihat banyak teman SMA-nya pada Maret 2020, dan mengaitkan perpisahan tersebut bukan karena kematian akibat COVID-19, melainkan karena apa yang ia gambarkan sebagai teman-teman yang "melakukan transisi gender," mengadopsi nama baru, dan menjauhkan diri darinya.

Dalam sebuah esai yang diterbitkan oleh The Daily Wire, Brandtjen menulis bahwa pada tahun-tahun setelah lulus SMA, ia menyaksikan "lebih dari selusin" mantan teman sekelasnya mengubah nama dan identitas gender mereka. Ia juga mengatakan beberapa teman mulai menggunakan kata ganti yang berbeda.

Brandtjen lebih lanjut mengklaim bahwa setidaknya satu temannya mulai menggunakan testosteron ketika mereka berusia 16 tahun, dan bahwa selama pandemi, seorang teman dekat menjalani mastektomi insisi ganda (yang ia sebut sebagai "operasi dada"). Ia menggambarkan pengalaman-pengalaman tersebut sebagai bagian dari apa yang ia tandai sebagai perubahan cepat di antara kelompok sebayanya.

Esai tersebut menyajikan laporan-laporan ini sebagai narasi pribadi dan tidak memberikan dokumentasi independen mengenai jumlah teman sekelas yang terlibat atau garis waktu medis yang dijelaskan.

Artikel Terkait

Illustration depicting BOP's new gender dysphoria policy document alongside a federal injunction blocking its enforcement, symbolizing legal tensions over transgender inmate care.
Gambar dihasilkan oleh AI

Bureau of Prisons adopts new gender dysphoria policy; federal injunction continues to block enforcement

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi

The U.S. Bureau of Prisons (BOP) issued a new program statement on February 19, 2026, titled “Management of Inmates with Gender Dysphoria,” setting out mental-health “evaluation and treatment” guidelines that describe gender dysphoria as a DSM-5-TR mental health diagnosis and define gender identity as “disconnected from biological reality and sex.” Advocates say the policy would end or restrict gender-affirming hormones and require the removal of gender-affirming personal items, but a federal court order in Kingdom v. Trump has required the BOP to continue providing hormone therapy and certain accommodations while the case proceeds.

The US Supreme Court has issued a preliminary ruling in Mirabelli v. Bonta, reinstating an injunction against California school policies that conceal students' gender transitions from parents. The decision upholds parents' constitutional rights to direct their children's upbringing, particularly in matters affecting mental health like gender dysphoria. The ruling comes amid ongoing debates over parental involvement in schools.

Dilaporkan oleh AI

A transgender student, Oscar Fung King-ho, has sued a Hong Kong school, alleging its hair policy is discriminatory by requiring short hair aligned with her sex assigned at birth. The lawsuit claims the school ignored her gender identity, subjecting her to public humiliation and rebukes.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak