Phoronix telah merilis ulasan benchmark yang meneliti kinerja kernel Liquorix, yang diturunkan dari Linux 6.18, dibandingkan dengan Linux 6.18 LTS hulu pada workstation AMD Ryzen Threadripper. Perbandingan ini menyoroti optimasi Liquorix untuk beban kerja penggemar seperti gaming dan produksi audio. Pengujian dilakukan pada perangkat keras kelas atas yang menjalankan versi pengembangan Ubuntu.
Ulasan tersebut, berjudul 'Linux 6.18 LTS vs. Liquorix Kernel On AMD Ryzen Threadripper Workstation Performance', mengevaluasi bagaimana Liquorix dibandingkan dalam hal responsivitas dan efisiensi. Liquorix adalah varian hilir dari kernel Linux, disesuaikan untuk kreator dan penggemar. Ia menggabungkan penyesuaian khusus seperti penyetelan interaktif Zen, penjadwalan proses PDS, dan penjadwal I/O Kyber, yang diterapkan bahkan pada sistem penyimpanan NVMe. Berbeda dengan kernel standar, Liquorix memilih ACPI CPUFreq daripada AMD P-State pada prosesor Ryzen, bersama dengan berbagai patch dan penyesuaian konfigurasi. Detail modifikasi ini dan biner pra-bangun untuk distribusi seperti Ubuntu dan Debian tersedia di Liquorix.net. Untuk benchmark, Phoronix menggunakan kernel Liquorix 6.18 pra-bangun dan membandingkannya dengan Linux 6.18 LTS hulu dari Ubuntu Mainline Kernel PPA. Sistem pengujian menampilkan prosesor AMD Ryzen Threadripper PRO 9995WX, kartu grafis AMD Radeon AI PRO R9700, 128 GB memori DDR5-6400, dan berjalan pada snapshot pengembangan Ubuntu 26.04, yang dimodifikasi hanya untuk variasi kernel. Analisis ini datang di awal 2026, bertujuan untuk menilai keunggulan Liquorix dalam skenario di luar kinerja hulu default, khususnya untuk tugas menuntut dalam gaming, produksi audio/video, dan beban kerja interaktif lainnya. Ulasan memberikan wawasan tentang bagaimana perbedaan kernel ini dimainkan pada perangkat keras andalan AMD, menawarkan data berharga bagi pengguna Linux yang mencari pengaturan dioptimalkan.