Fisika di balik quadruple axel Ilia Malinin dalam figure skating

Patinaj figure AS Ilia Malinin, yang dikenal sebagai Quad God, telah menguasai quadruple axel di Olimpiade Musim Dingin 2026. Lompatan ini, yang dianggap paling sulit dalam olahraga tersebut, dianggap tidak mungkin hingga 2022. Fisika memberikan wawasan tentang bagaimana prestasi seperti itu bisa dicapai.

Dalam patinaj figure, quadruple axel menonjol sebagai lompatan paling menantang, yang membutuhkan lebih dari empat putaran penuh di udara. Hingga 2022, tidak ada patinir yang berhasil mendaratkan satu pun dalam kompetisi. Pada tahun itu, atlet Amerika Ilia Malinin mengubah lanskap dengan melakukan lompatan tersebut, yang memberinya julukan «Quad God». Kini, di Olimpiade Musim Dingin 2026, Malinin terus memamerkan keterampilan ini, mengesankan penonton dan juri. Mendaratkan quadruple axel sangat meningkatkan skor patinir karena kesulitan teknisnya. Bagi atlet yang bukan bakat luar biasa seperti Malinin, melakukannya masih sulit dicapai. Namun, prinsip fisika menawarkan penjelasan tentang kemungkinannya. Ini mencakup faktor seperti momentum sudut, kecepatan lepas landas, dan posisi tubuh selama rotasi. Pencapaian Malinin menyoroti perpaduan antara kemampuan atletik dan pemahaman ilmiah dalam patinaj figure modern. Kesuksesannya telah meningkatkan standar kompetitif olahraga tersebut, mendorong orang lain untuk mendorong batas dalam latihan dan teknik.

Artikel Terkait

Olympic figure skating podium: Kazakhstan's Shaidorov celebrates gold, Japan's Kagiyama silver and Sato bronze, as U.S. Malinin looks dejected after upset loss.
Gambar dihasilkan oleh AI

Shaidorov claims gold as Malinin falls to eighth

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

In a major upset at the Milano Cortina 2026 Winter Olympics, Kazakhstan's Mikhail Shaidorov won gold in men's figure skating after U.S. favorite Ilia Malinin fell twice in the free skate, finishing eighth. Japan's Yuma Kagiyama earned silver, matching his Beijing result, while teammate Shun Sato took bronze.

Patinir figure Amerika Ilia Malinin, yang dikenal sebagai Quad God, tampil krusial di free skate pria untuk membantu Tim USA meraih emas di acara tim figure skating Olimpiade di Pekan Milan-Cortina. Meskipun mengalami kemunduran di program pendek sebelumnya, skor Malinin 200.03 poin mengalahkan Shun Sato dari Jepang, mengunci kemenangan dalam kompetisi ketat melawan Jepang. Kemenangan ini menandai emas berturut-turut kedua bagi Amerika Serikat di nomor tersebut.

Dilaporkan oleh AI

Japan fell just short in its comeback bid for gold in the figure skating team event at the Milano Cortina 2026 Winter Olympics, settling for silver behind the United States. Ilia Malinin's performance in the men's free skate secured the win for the U.S., with Italy taking bronze. Japanese skaters delivered standout efforts throughout the competition.

At the 2026 Milan-Cortina Winter Olympics in Italy, South Korea's 17-year-old figure skater Shin Ji-a scored 68.80 points to place fourth in the women's short program of the team event. She displayed surprising composure in her Olympic debut, earning seven points for her team. South Korea currently ranks seventh, making medal contention unlikely.

Dilaporkan oleh AI

At the 2026 Winter Olympics in Milan, Georgian figure skaters Anastasiia Metelkina and Luka Berulava performed a themed routine inspired by the Mortal Kombat video game series during the non-competitive Exhibition Gala. Dressed as characters Kitana and Sub-Zero, the pair skated to the game's iconic theme music, incorporating punches and signature moves. The performance highlighted a blend of pop culture and Olympic entertainment.

As the 2026 Winter Olympics approach in Milan-Cortina d'Ampezzo, Bulgaria's seven ski athletes are set to compete in alpine skiing, cross-country skiing, and ski jumping despite limited resources. The team aims for solid performances rather than medals, drawing on recent achievements and personal milestones. Their participation highlights the country's persistent efforts in winter sports.

Dilaporkan oleh AI

Nordic combined stands at a pivotal moment ahead of the Milano Cortina 2026 Winter Olympics, where women remain barred from competing. U.S. athlete Annika Malacinski is spearheading efforts to highlight the sport's precarious future. The International Olympic Committee has cited a lack of universality for the exclusion, putting the entire discipline at risk.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak