Kepolisian Australia telah menyita rekor 3 ton kokain yang dikubur di bunker bawah tanah dekat Sydney. Temuan ini merupakan yang terbesar dalam sejarah negara tersebut dan ditemukan dalam operasi gabungan yang menargetkan kejahatan terorganisir. Dua pria ditangkap di lokasi kejadian sementara enam orang lainnya telah ditahan sebelumnya.
Polisi menemukan narkotika tersebut pada hari Jumat di dalam wadah plastik yang disembunyikan di bawah lantai palsu di sebuah properti di Londonderry, sebuah pinggiran kota semi-pedesaan di barat laut Sydney. Detektif menyatakan bahwa kokain tersebut telah dibongkar dari kapal asing di Queensland utara sebelum dipindahkan ke selatan untuk didistribusikan.
Komandan Polisi Federal Australia Stephen Jay menyatakan bahwa narkotika tersebut akan bernilai lebih dari 800 juta dolar Australia di pasar gelap. Ia mencatat bahwa penyelidikan mengenai asal pengiriman tersebut masih berlangsung dan akan melibatkan mitra internasional.
Petugas juga menahan MV Wealth, yang diduga sebagai kapal induk, di Kepulauan Solomon. Dua pria berusia 21 dan 25 tahun didakwa memiliki narkotika impor ilegal dalam jumlah komersial, sebuah pelanggaran yang membawa hukuman maksimal penjara seumur hidup.
Penyitaan ini menyusul beberapa penggerebekan narkoba besar lainnya di Australia selama setahun terakhir, termasuk penemuan 2,3 ton pada Desember 2024.