Rivian berencana memperkenalkan fitur kemudi otonom titik-ke-titik dengan pengawasan akhir tahun ini pada kendaraan generasi keduanya. Fitur ini bertujuan untuk menyamai kemampuan yang mirip dengan yang ditawarkan oleh Tesla.
Chief executive RJ Scaringe merinci rencana tersebut dalam komentar mengenai kemajuan perusahaan baru-baru ini. "Akhir tahun ini, kami akan memiliki sistem kemudi otonom titik-ke-titik dengan pengawasan penuh, yang akan sangat mirip dengan FSD milik Tesla," ujarnya. Peluncuran ini akan mencakup semua model Gen dua dan SUV R2 yang akan datang. Scaringe menguraikan langkah-langkah selanjutnya, dengan operasional tanpa pengawasan ditargetkan untuk tahun depan dan kemampuan sepenuhnya tanpa pengemudi pada tahun 2028. Ia mencatat bahwa mode tanpa pengemudi dapat memungkinkan kegunaan baru seperti pengantaran ke bandara dan penjemputan sekolah. Perusahaan telah memilih untuk bermitra dengan Uber untuk layanan robotaxi daripada membangun jaringannya sendiri. Mereka berniat untuk menyebarkan 50.000 unit versi robotaxi dari R2 melalui platform Uber.