Rusia melancarkan serangan drone dan rudal skala besar ke Kyiv pada pagi hari tanggal 24 Mei 2026, menewaskan sedikitnya dua orang dan melukai 77 orang lainnya. Pejabat Ukraina melaporkan kerusakan di seluruh distrik ibu kota, termasuk situs-situs budaya.
Serangan tersebut melibatkan 600 drone dan 90 rudal, termasuk rudal balistik hipersonik Oreshnik, menurut angkatan udara Ukraina. Sebagian besar drone dan lebih dari separuh rudal berhasil dicegat oleh pertahanan udara. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy telah memperingatkan akan adanya serangan tersebut beberapa jam sebelumnya, dengan mengutip intelijen dari Eropa dan Amerika Serikat. Sebuah rudal Oreshnik juga menghantam Bila Tserkva, sekitar 50 mil di selatan Kyiv.