Intelijen AS klaim Kuba merencanakan serangan terhadap situs-situs Amerika

Sebuah penilaian intelijen Amerika menduga bahwa Kuba sedang mempersiapkan serangan drone terhadap Teluk Guantanamo, kapal-kapal AS, dan kemungkinan Key West, Florida.

Penilaian tersebut, yang dibocorkan kepada Axios, menyatakan bahwa Kuba telah mengumpulkan lebih dari 300 drone dan mulai mendiskusikan penggunaannya terhadap target-target tersebut. Para pejabat AS mengatakan drone-drone itu telah diperoleh dari Rusia dan Iran selama beberapa tahun, dengan peningkatan pengiriman baru-baru ini dari Rusia. Diperkirakan 5.000 tentara Kuba telah bertempur untuk Rusia di Ukraina, yang kabarnya sebagai imbalan sebesar 25.000 dolar AS per tentara dari pemerintah Rusia.

Artikel Terkait

Illustration of planes being shot down with overlay of legal documents related to Raúl Castro's indictment.
Gambar dihasilkan oleh AI

U.S. indicts former Cuban president Raúl Castro in 1996 plane attack

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

The U.S. Department of Justice unsealed an indictment against former Cuban president Raúl Castro on May 20 for his alleged role in the 1996 downing of two civilian planes. The charges include conspiracy to kill U.S. nationals, destruction of aircraft and four counts of murder. The action targets the 94-year-old leader and several other former Cuban officials.

A US State Department report alleges that China operates three spy facilities in Cuba to monitor American military activity. The report also claims Beijing and Moscow view the sites as key listening posts.

Dilaporkan oleh AI

Cuba's foreign minister Bruno Rodríguez Parrilla stated that the country neither threatens nor desires war and stands ready to defend itself.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak