Penipu incar penggemar Leonardo DiCaprio dengan torrent malware

Ribuan penggemar Leonardo DiCaprio telah mengunduh file torrent palsu berjudul 'One Battle After Another', tanpa sadar memasang malware AgentTesla pada perangkat Windows mereka. Penipuan ini menyebar dengan cepat melalui seeder dan leecher di seluruh dunia. Pakar keamanan siber memperingatkan bahaya dari unduhan menipu seperti ini.

Penipu telah memanfaatkan popularitas Leonardo DiCaprio dengan mendistribusikan torrent berbahaya bernama 'One Battle After Another'. Menurut laporan, ribuan penggemar yang mencari konten terkait aktor tersebut menjadi korban, mengunduh file tersebut dan dengan demikian melepaskan malware AgentTesla ke komputer Windows mereka di seluruh dunia.

Malware pencuri informasi ini, yang dikenal sebagai AgentTesla, dirancang untuk menangkap informasi sensitif dari sistem yang terinfeksi. Torrent palsu ini menyebar melalui jaringan peer-to-peer, dengan seeder dan leecher tanpa sadar membantu distribusinya. Setelah dieksekusi, muatan tersembunyi diaktifkan, mengorbankan data pengguna tanpa deteksi segera.

Insiden ini menyoroti risiko berkelanjutan di komunitas torrenting, di mana file berbahaya menyamar sebagai media sah. Pengguna disarankan untuk memverifikasi sumber dan menggunakan perangkat lunak antivirus untuk mengurangi ancaman tersebut. Tidak ada detail spesifik tentang jumlah perangkat yang terkena dampak atau asal penipu yang diungkapkan, tetapi skalanya tampak signifikan mengingat dampak globalnya.

Artikel Terkait

Illustration of a developer's desk with a computer screen showing malicious npm packages stealing credentials across platforms, highlighting cybersecurity risks.
Gambar dihasilkan oleh AI

Paket npm berbahaya mencuri kredensial pengembang di berbagai platform

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Sepuluh paket npm dengan kesalahan ketik yang disengaja, diunggah pada 4 Juli 2025, ditemukan mengunduh infostealer yang menargetkan data sensitif di sistem Windows, Linux, dan macOS. Paket-paket ini, yang meniru pustaka populer, menghindari deteksi melalui beberapa lapisan ofusaksi dan mengumpulkan hampir 10.000 unduhan. Perusahaan keamanan siber Socket melaporkan ancaman tersebut, mencatat bahwa paket-paket tersebut masih tersedia di registry.

Sekelompok penjahat siber Rusia yang terkenal muncul kembali dengan varian ransomware baru. Namun, para ahli keamanan mencatat bahwa file yang dienkripsi oleh malware ini dapat didekripsi dengan mudah.

Dilaporkan oleh AI

Following bans of major offenders like Screen Culture and KH Studio, YouTube has demonetized channels producing deceptive AI-generated fake movie trailers, as revealed by a Deadline investigation. Studios including Warner Bros., Sony, and Paramount have surprisingly claimed ad revenue from some fakes rather than issuing copyright strikes, prioritizing profits over enforcement.

Hackers have targeted Waltio, a French cryptocurrency accounting platform, demanding a ransom after stealing emails and tax reports from 50,000 customers. The company reported the incident on January 21, 2026, stating that no passwords or highly sensitive data were compromised. French authorities are now investigating the sophisticated cyberattack.

Dilaporkan oleh AI

Aktor ancaman beralih dari bahasa tradisional seperti C dan C++ ke yang modern seperti Rust, memungkinkan pengembangan malware lintas platform. Muncul pencuri informasi baru berbasis Rust bernama Luca, dirilis secara terbuka ke publik. Perkembangan ini menyoroti penggunaan Rust yang semakin meningkat dalam malware, menimbulkan tantangan baru bagi pembela keamanan siber.

A cryptocurrency investor lost over $282 million in Bitcoin and Litecoin after scammers impersonated Trezor support to steal a recovery seed phrase. The theft, revealed on January 16, 2026, by investigator ZachXBT, involved 1,459 Bitcoin and 2.05 million Litecoin stolen on January 10. The attacker laundered funds through Thorchain and converted them to Monero, causing the privacy coin's price to surge 36%.

Dilaporkan oleh AI

Perusahaan keamanan Varonis telah mengidentifikasi metode baru untuk serangan injeksi prompt yang menargetkan Microsoft Copilot, memungkinkan kompromi pengguna hanya dengan satu klik. Kerentanan ini menyoroti risiko berkelanjutan di sistem AI. Detail muncul dalam laporan TechRadar baru-baru ini.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak