Para ahli telah memperingatkan bahwa serangan phishing kini muncul di komentar LinkedIn. Peretas mengeksploitasi bagian komentar platform untuk mendistribusikan malware. Pengguna disarankan untuk tetap waspada terhadap tautan mencurigakan dalam interaksi ini.
Dalam perkembangan yang mengkhawatirkan untuk keamanan media sosial, peretas telah mulai membajak komentar di LinkedIn untuk menyebarkan malware. Menurut laporan dari TechRadar, yang diterbitkan pada 14 Januari 2026, taktik ini melibatkan skema phishing yang tertanam dalam utas diskusi situs jaringan profesional. Artikel tersebut menyoroti bagaimana penjahat siber memanfaatkan kepercayaan yang diberikan pengguna terhadap interaksi LinkedIn untuk menipu individu agar mengklik tautan berbahaya. Meskipun detail spesifik tentang sifat malware atau pengguna yang terkena tidak diungkapkan dalam informasi yang tersedia, peringatan tersebut menekankan risiko yang berkembang di platform profesional. Para ahli menekankan pentingnya memeriksa tautan atau lampiran yang tidak diminta di komentar, terutama yang mendesak tindakan segera atau menawarkan peluang mencurigakan. Insiden ini menjadi pengingat bahwa bahkan jaringan mapan seperti LinkedIn tidak kebal terhadap ancaman siber yang canggih. Saat phishing berkembang untuk menyusup ke bagian komentar, pengguna dan organisasi didorong untuk meningkatkan praktik keamanan siber mereka, termasuk pembaruan perangkat lunak rutin dan pelatihan kesadaran.