Hacker menggunakan LLM untuk membangun serangan phishing generasi berikutnya

Para ahli keamanan siber memperingatkan bahwa hacker memanfaatkan model bahasa besar (LLM) untuk menciptakan serangan phishing canggih. Alat AI ini memungkinkan pembuatan halaman phishing secara instan, yang berpotensi membuat penipuan lebih dinamis dan sulit dideteksi. Tren ini menyoroti ancaman yang berkembang dalam keamanan digital.

Dalam artikel terbaru yang diterbitkan oleh TechRadar pada 26 Januari 2026, penggunaan model bahasa besar (LLM) oleh hacker untuk mengembangkan teknik phishing canggih menjadi sorotan. Artikel berjudul 'Hacker menggunakan LLM untuk membangun generasi berikutnya dari serangan phishing - inilah yang harus diwaspadai', mengeksplorasi bagaimana sistem AI ini dapat mengotomatisasi dan menyesuaikan upaya phishing secara real-time. Deskripsi tersebut mengajukan pertanyaan kunci: 'Bagaimana jika halaman phishing dibuat secara instan?'. Hal ini menunjukkan pergeseran dari situs phishing statis ke yang dinamis, yang dapat menyesuaikan dengan input atau konteks pengguna, sehingga meningkatkan efektivitasnya. Meskipun cuplikan yang tersedia tidak merinci contoh spesifik atau pertahanan, artikel tersebut bertujuan untuk memberi tahu pembaca agar waspada terhadap ancaman baru semacam itu. Seiring dengan semakin mudahnya akses ke LLM, langkah keamanan siber harus berkembang untuk melawan serangan yang dibantu AI, menekankan pentingnya kesadaran pengguna dan alat deteksi yang kuat.

Artikel Terkait

Illustration of a hacker using AI to swiftly build VoidLink malware targeting Linux cloud servers, featuring rapid code generation and infiltrated systems.
Gambar dihasilkan oleh AI

Kerangka malware VoidLink dibantu AI menargetkan server cloud Linux

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Peneliti di Check Point mengungkapkan bahwa VoidLink, malware Linux canggih yang menargetkan server cloud, sebagian besar dibangun oleh satu pengembang menggunakan alat AI. Kerangka tersebut, yang mencakup lebih dari 30 plugin modular untuk akses sistem jangka panjang, mencapai 88.000 baris kode dalam waktu kurang dari seminggu meskipun rencana menunjukkan jadwal 20-30 minggu. Perkembangan ini menyoroti potensi AI untuk mempercepat pembuatan malware canggih.

Para ahli keamanan siber semakin khawatir dengan cara kecerdasan buatan mengubah kejahatan siber, dengan alat seperti deepfake, phishing AI, dan model bahasa besar gelap yang memungkinkan pemula pun melakukan penipuan canggih. Perkembangan ini menimbulkan risiko besar bagi bisnis tahun depan. Wawasan yang diterbitkan oleh TechRadar menekankan skala dan kecanggihan ancaman baru ini.

Dilaporkan oleh AI

In 2025, cyber threats in the Philippines stuck to traditional methods like phishing and ransomware, without new forms emerging. However, artificial intelligence amplified the volume and scale of these attacks, leading to an 'industrialization of cybercrime'. Reports from various cybersecurity firms highlight increases in speed, scale, and frequency of incidents.

Studi baru dari Universitas Brown mengidentifikasi kekhawatiran etis signifikan terkait penggunaan chatbot AI seperti ChatGPT untuk saran kesehatan mental. Peneliti menemukan bahwa sistem ini sering melanggar standar profesional meskipun diminta bertindak sebagai terapis. Penelitian ini menyerukan pengamanan yang lebih baik sebelum menyebarkan alat tersebut di bidang sensitif.

Dilaporkan oleh AI

Studi Universitas Cornell mengungkapkan bahwa alat AI seperti ChatGPT telah meningkatkan output makalah peneliti hingga 50%, terutama menguntungkan penutur non-pribumi bahasa Inggris. Namun, lonjakan naskah yang dipoles ini menyulitkan peer review dan keputusan pendanaan, karena banyak yang kurang nilai ilmiah substansial. Temuan ini menyoroti pergeseran dinamika penelitian global dan menyerukan kebijakan terbaru tentang penggunaan AI di akademi.

Seorang penggemar teknologi berbagi pengalamannya menggunakan Linux untuk menjalankan model bahasa besar lokal, mengklaim bahwa itu lebih sederhana daripada di Windows. Mereka menyoroti kemampuan mengakses antarmuka mirip ChatGPT langsung di terminal. Artikel tersebut diterbitkan pada 10 Maret 2026.

Dilaporkan oleh AI

Linux Foundation telah memperkenalkan lokakarya baru yang dipimpin instruktur yang berfokus pada penerapan model bahasa kecil di berbagai lingkungan. Berjudul 'Deploying Small Language Models (LFWS307)', kursus ini menawarkan pelatihan langsung di berbagai platform. Pendaftaran kini terbuka untuk sesi langsung ini.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak