Google telah memperkenalkan pertahanan baru terhadap injeksi prompt di browser Chrome-nya. Pembaruan ini menampilkan sistem AI yang dirancang untuk memantau aktivitas AI lainnya.
Dalam peningkatan keamanan baru-baru ini, Google telah mengintegrasikan perlindungan terhadap injeksi prompt ke dalam Chrome. Injeksi prompt merupakan kerentanan di mana input berbahaya dapat memanipulasi perilaku AI. Untuk mengatasi hal ini, browser sekarang menyertakan mekanisme AI yang mengawasi dan memeriksa operasi komponen kecerdasan buatan lainnya.
Perkembangan ini bertujuan untuk memperkuat keamanan pengguna selama interaksi web yang melibatkan teknologi AI. Fitur ini disorot dalam laporan TechRadar yang diterbitkan pada 10 Desember 2025, menekankan perannya dalam memverifikasi tindakan AI untuk mencegah eksploitasi potensial.
Meskipun detail implementasi spesifik tetap terbatas dalam laporan yang tersedia, penambahan ini menegaskan upaya berkelanjutan Google untuk mengamankan integrasi AI dalam alat penelusuran populer. Pengguna dapat mengharapkan pengamanan yang lebih baik terhadap manipulasi AI yang tidak sah di pembaruan Chrome mendatang.