Malam Isra Mikraj pada 27 Rajab 1447 H jatuh pada Jumat malam, 16 Januari 2026, menjadi momentum istimewa bagi umat Islam untuk berdoa. Ulama menganjurkan doa khusus dari kitab Nurul Anwar yang diyakini dapat mengabulkan hajat dan menjernihkan hati. Amalan ini bagian dari berbagai ibadah yang direkomendasikan untuk memperkuat iman.
Makna Malam Isra Mikraj
Malam Isra Mikraj merupakan peristiwa monumental dalam sejarah Islam, di mana Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem, kemudian ke Sidratul Muntaha. Pada saat itu, Allah SWT menetapkan kewajiban salat, awalnya 50 kali sehari, yang kemudian diringankan menjadi lima waktu berkat permohonan Nabi.
Peringatan pada 27 Rajab 1447 H, atau Jumat malam 16 Januari 2026, dianjurkan diisi dengan amalan kebaikan, termasuk memperbanyak doa. Bulan Rajab dikenal sebagai bulan istighfar dan keberkahan.
Doa Khusus yang Dianjurkan
Salah satu doa unggulan dikutip dari kitab Nurul Anwar wa Kanzul Abrar fi Dzikris Shalati ‘alan Nabi al-Mukhtar karya Syekh Muhammad bin Abdullah bin Hasan al-Halabi al-Qadiri. Ustadz Sunnatullah dari Pondok Pesantren Al Hikmah Darussalam, Bangkalan, Jawa Timur, menjelaskan keutamaannya dalam artikelnya pada 15 Januari 2026.
“Barangsiapa yang membaca doa ini pada malam 27 Rajab, kemudian meminta kepada Allah untuk dipenuhi kebutuhannya, maka akan dipenuhi kebutuhannya dengan izin Allah,” tulisnya mengutip kitab tersebut.
Lafaz doa:
اللَهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِمُشَاهَدَةِ أَسْرَارِ الْمُحِبِّيْنَ، وَبِالْخَلْوَةِ الَّتِي خَصَّصْتَ بِهَا سَيِّدَ الْمُرْسَلِيْنَ حِيْنَ أَسْرَيْتَ بِهِ لَيْلَةَ السَّابِعِ وَالْعِشْرِيْنَ أَنْ تَرْحَمَ قَلْبِيَ الْحَزِيْنَ وَتُجِيْبَ دَعْوَتِيْ يَا أَكْرَمَ الْأَكْرَمِيْنَ
Artinya: “Ya Allah, dengan keagungan diperlihatkannya rahasia-rahasia orang-orang pecinta, dan dengan kemuliaan khalwat yang hanya Engkau khususkan kepada pimpinan para rasul, ketika Engkau memperjalankannya pada malam 27 Rajab, sungguh aku memohon kepada-Mu agar Kau merahmati hatiku yang sedih dan Kau mengabulkan doa-doaku, wahai Yang Maha Memiliki kedermawanan.”
Menurut Ustadz Sunnatullah, merujuk Syekh Abdurrahman bin Abdussalam as Syafi’i, doa ini tidak hanya mengabulkan hajat, tetapi juga mempermudah urusan hidup dan menjernihkan hati.
Amalan Lainnya
Selain doa, amalan Isra Mikraj mencakup memperbanyak istighfar, seperti sayyidul istighfar pada pagi dan sore. Peringatan ini bertujuan memperdalam keimanan dan memperbaiki spiritualitas sehari-hari.