Indonesian Hajj pilgrims leaving Mina valley after completing Armuzna phase
Indonesian Hajj pilgrims leaving Mina valley after completing Armuzna phase
Gambar dihasilkan oleh AI

Seluruh jamaah haji RI tinggalkan mina usai armuzna

Gambar dihasilkan oleh AI

Wakil Menteri Haji dan Umrah menyatakan seluruh jamaah haji Indonesia telah meninggalkan Mina pada Sabtu, 30 Mei 2026. Fase puncak ibadah Armuzna dinyatakan tuntas dengan tidak ada jamaah yang tertinggal.

Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan pada pukul 15.00 Waktu Arab Saudi seluruh jamaah sudah meninggalkan Mina. Tenda-tenda di lokasi tersebut juga sudah kosong.

Ia menyebut fase Armuzna tahun ini berjalan dengan baik meski masih ada catatan evaluasi terkait pelayanan di tenda Arafah dan Mina serta tata kelola mabit di Muzdalifah.

Sementara itu, Inspektur Jenderal Kementerian Haji dan Umrah Dendi Suryadi mengatakan kepulangan kloter pertama jemaah Indonesia akan dimulai 1 Juni 2026. Pemulangan gelombang pertama dijadwalkan berlangsung 1–15 Juni melalui Bandara Jeddah.

Artikel Terkait

Indonesian Hajj pilgrims preparing for peak rites at Arafah in Saudi Arabia.
Gambar dihasilkan oleh AI

Indonesian hajj pilgrims complete arrival phase ahead of peak 2026

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

The arrival phase for regular Indonesian hajj pilgrims in Saudi Arabia ended on Friday, May 22, 2026. All groups are now preparing for the peak rites at Arafah.

The government has deployed health posts and thousands of personnel to support Indonesian hajj pilgrims during the peak rituals in Arafah and Mina.

Dilaporkan oleh AI

A total of 161,591 regular Indonesian Hajj pilgrims are now concentrated in Mecca ahead of the peak rituals at Armuzna. All pilgrims previously in Medina have shifted to Mecca.

Indonesia has begun land clearance for a Hajj village in Saudi Arabia's Jabal Hindawiyah area. The project is 2 to 2.5 kilometers from Masjidil Haram and aims to improve services for Hajj pilgrims. The initial phase includes three towers for 1,600 people.

Dilaporkan oleh AI

No fewer than 2,250 Nigerian pilgrims have left Medina for Mecca in about 50 buses during the 2026 Hajj.

Deputy Minister of Hajj and Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak outlined the 'war ticket' scheme for Hajj pilgrimage without long queues. He spoke at the closing of the Ministry of Hajj and Umrah national meeting in Tangerang, Banten, on April 10, 2026. The scheme would run alongside the regular queuing system if Saudi Arabia expands quotas.

Dilaporkan oleh AI

Health coordinator in Madinah urges Indonesian Hajj pilgrims with comorbidities to preserve stamina ahead of peak Armuzna rituals. Heart disease is the most common complaint among pilgrims. Officials stress avoiding fatigue while in Madinah.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak