Kemenhaj siagakan pos kesehatan di arafah dan mina

Pemerintah menyiagakan pos kesehatan dan ribuan petugas untuk mendukung jamaah haji Indonesia selama puncak ibadah di Arafah dan Mina.

Kementerian Haji dan Umrah menyiagakan masing-masing satu pos kesehatan Indonesia di Arafah dan Mina. Langkah ini diambil untuk memastikan layanan kesehatan cepat dan optimal selama fase Armuzna.

Juru Bicara Kemenhaj Maria Ulfa Assegaf mengatakan sebanyak 657 petugas Satgas Arafah telah ditempatkan di berbagai titik. Mereka menangani transportasi, akomodasi, konsumsi, kesehatan, bimbingan ibadah, dan pelindungan jamaah.

Jamaah Indonesia mulai bergerak menuju Arafah secara bertahap sejak Senin, 25 Mei 2026. Pergerakan dilakukan dalam tiga gelombang pukul 07.00, 11.30, dan 16.30 waktu Arab Saudi menjelang wukuf.

Maria mengimbau jamaah agar mematuhi jadwal, menjaga ketentuan ihram, dan saling peduli selama proses berlangsung.

Artikel Terkait

Indonesian Hajj pilgrims preparing for peak rites at Arafah in Saudi Arabia.
Gambar dihasilkan oleh AI

Indonesian hajj pilgrims complete arrival phase ahead of peak 2026

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

The arrival phase for regular Indonesian hajj pilgrims in Saudi Arabia ended on Friday, May 22, 2026. All groups are now preparing for the peak rites at Arafah.

Indonesia's Ministry of Hajj and Umrah has intensified accommodation, transport, and health services for pilgrims ahead of the peak of the 1447 H hajj.

Dilaporkan oleh AI

A total of 161,591 regular Indonesian Hajj pilgrims are now concentrated in Mecca ahead of the peak rituals at Armuzna. All pilgrims previously in Medina have shifted to Mecca.

Hajj and Umrah Minister Mochamad Irfan Yusuf confirmed the 2026 Hajj pilgrimage departure schedule is unchanged, with pilgrims entering dormitories on April 21 and departing April 22. The statement was made in Jombang, East Java, amid monitoring of the Middle East situation.

Dilaporkan oleh AI

Indonesia has begun land clearance for a Hajj village in Saudi Arabia's Jabal Hindawiyah area. The project is 2 to 2.5 kilometers from Masjidil Haram and aims to improve services for Hajj pilgrims. The initial phase includes three towers for 1,600 people.

The East Kalimantan Ministry of Religious Affairs office has warned the public to be vigilant against unclearly licensed quick Hajj and Umrah offers. The alert follows frequent scams costing pilgrims billions of rupiah. Acting Head of the East Kalimantan Kemenag Office, Mukhlis Hasan, stressed thorough verification before payments.

Dilaporkan oleh AI

Deputy Minister of Hajj and Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak outlined the 'war ticket' scheme for Hajj pilgrimage without long queues. He spoke at the closing of the Ministry of Hajj and Umrah national meeting in Tangerang, Banten, on April 10, 2026. The scheme would run alongside the regular queuing system if Saudi Arabia expands quotas.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak