Sebanyak 378 jamaah haji kloter pertama asal Probolinggo tiba di Surabaya pada Senin malam dengan proses imigrasi yang lebih cepat berkat layanan seamless corridor.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyambut kedatangan mereka di Asrama Haji Surabaya dan mengapresiasi sistem baru tersebut. Layanan ini memungkinkan pemeriksaan melalui pemindaian iris mata tanpa antrean panjang.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur Novianto Sulastono menjelaskan bahwa proses untuk 378 jamaah selesai dalam waktu kurang dari 40 menit dengan tingkat akurasi 99,9 persen. Sebelumnya sistem manual membutuhkan dua hingga tiga jam.
Ketua PPIH Debarkasi Surabaya Mohammad As’adul Anam menyatakan Jawa Timur menjadi daerah kedua setelah Jakarta yang menerapkan layanan ini. Ia berharap kloter berikutnya juga berjalan lancar tanpa kendala.