Jamaah haji komorbid diimbau jaga kondisi fisik jelang puncak haji

Koordinator Tim Kesehatan Sektor 2 Madinah mendesak jamaah haji Indonesia berpenyakit penyerta untuk menjaga stamina menjelang ritual puncak Armuzna. Penyakit jantung menjadi keluhan paling umum di kalangan jamaah. Petugas kesehatan menekankan pentingnya menghindari kelelahan selama di Madinah.

Dr Fitri Indahyanti, Sp P, Koordinator Tim Kesehatan Sektor 2 Madinah, menekankan kepada jamaah berpenyakit komorbid agar menjaga kondisi fisiknya. "Kami menekankan kepada jamaah, terutama yang mempunyai komorbid, untuk menjaga kondisinya agar persiapan untuk haji menuju Armuzna dalam kondisi sehat," katanya saat ditemui wartawan di Saja by Warwick Hotel, Al Masani District, Madinah, pada Ahad (26/4/2026).

Fitri menyarankan jamaah menghindari aktivitas berlebih untuk mencegah kelelahan dan kambuhnya penyakit dari tanah air. Evaluasi tim Promosi Kesehatan menunjukkan penyakit jantung dan demensia paling sering terjadi. Seorang jamaah dengan hipertensi mengalami kambuh jantung akibat kelelahan.

Beberapa jamaah sulit diedukasi sehingga dirujuk ke Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) atau rumah sakit Arab Saudi. Dokter kloter berkoordinasi dengan tim sektor untuk penanganan.

Ketua Sektor 2 Daerah Kerja Madinah, Iskandar Mahyudin, menyebut koordinasi internal antarlayanan telah dilakukan. Lebih dari 25 kloter atau 8.335 jamaah telah tiba di 23 hotel, termasuk 3.138 lansia. "Dengan sinergi yang ada kita harapkan jamaah haji di Sektor 2 Madinah ini diberi kesehatan," ujarnya.

Artikel Terkait

Saudi officers streamlining Hajj pilgrim immigration via Fast Track at Soekarno-Hatta Airport.
Gambar dihasilkan oleh AI

Fast track Hajj speeds up immigration for pilgrims at Soekarno-Hatta Airport

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Saudi immigration officers checked documents for pilgrims from flight group five of Jakarta Pondok Gede embarkation using Fast Track Hajj Makkah Route at Terminal 2F of Soekarno-Hatta Airport on April 25, 2026. The service streamlines document checks before departure for efficiency. Minister of Hajj and Umrah Mochamad Irfan Yusuf reported 25,271 pilgrims from 65 batches have departed for Madinah.

Sports medicine specialist Dr. Andi Kurniawan has warned that intense physical activity and extreme weather during the Hajj pilgrimage can trigger health issues for pilgrims. Common recurring conditions include diabetes mellitus, hypertension, and coronary heart disease. Sudden spikes in activity may also lead to hypoglycemia or hyperglycemia.

Dilaporkan oleh AI

Indonesia's first batch of hajj pilgrims is scheduled to arrive in Madinah on April 22, 2026. Hajj Organizers (PPIH) have deployed 60 Linjam personnel for protection at hotels and trips to Masjid Nabawi. Some 6000 buses are also prepared to transport pilgrims.

Saudi Arabia imposes a 20,000 riyal fine, about Rp 91 million, on illegal hajj pilgrims, plus deportation and a 10-year entry ban. Indonesia began sending its first hajj flight groups from 11 embarkation points on April 22. Immigration authorities prevented 13 Indonesians suspected of illegal hajj attempts using work visas.

Dilaporkan oleh AI

Pimpinan Pusat Muhammadiyah announced 76 locations for Idul Fitri 1447 Hijriah prayer in Jakarta for Friday morning. The sites are spread across five administrative city areas to serve worshippers widely. The information was shared Thursday night and is accessible via the MASA app or official link.

Thousands of residents from various areas in Bandung, West Java, joined the Eid al-Fitr 1447 Hijriah prayer organized by the Bandung City Government at City Hall on Saturday, March 21, 2026. Mayor Muhammad Farhan emphasized gratitude and guarding the heart from negative traits.

Dilaporkan oleh AI

Depok City Health Service has prepared 11 Puskesmas units for 24-hour health services during the joint leave for Eid al-Fitr 1447 Hijriah. The services include emergency obstetric and neonatal care (PONED) for urgencies and deliveries. Residents can contact the Depok PSC 119 at 021-119 for emergencies.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak