Jamaah haji Indonesia kloter pertama dijadwalkan tiba di Madinah pada 22 April 2026. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) telah menyebar 60 personel Linjam untuk perlindungan di hotel dan perjalanan ke Masjid Nabawi. Sebanyak 6000 armada bus juga disiapkan untuk mengangkut jamaah.
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026 telah melakukan persiapan matang menyambut jamaah haji Indonesia kloter pertama yang tiba di Madinah pada 22 April 2026.
Kepala Seksi Perlindungan Jamaah (Linjam) Daerah Kerja Bandara, Ali Nurohim, menyatakan 60 anggotanya disebar ke semua sektor di Madinah untuk melindungi jamaah di hotel. "Agar jamaah haji selama dalam melaksanakan ibadah akan merasa tenang dan yakin bahwa para jamaah haji dilindungi oleh personel Linjam," kata Ali di Kantor Daker Bandara pada 20 April 2026. Linjam juga menangani masalah material seperti koper tertukar dan mengamankan perjalanan dari hotel ke Masjid Nabawi.
Sementara itu, Kepala Seksi Transportasi Daerah Kerja Madinah, Achmad Muslichuddin Tamdjiz atau Muslih, mengungkapkan kerjasama dengan 15 perusahaan transportasi menyediakan 6000 armada bus besar tipe Coach berkapasitas 45-51 penumpang, dibatasi maksimal 42 orang per rombongan. Untuk penyambutan kloter pertama, tim menyiapkan form kedatangan berisi jumlah jamaah, asal embarkasi, dan jumlah bus.
Persiapan ini memastikan keamanan dan kelancaran ibadah haji bagi jamaah Indonesia di Tanah Suci.