Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf memastikan jadwal pemberangkatan jamaah haji 2026 tidak berubah, dengan masuk asrama pada 21 April dan berangkat 22 April. Pernyataan ini disampaikan di Jombang, Jawa Timur, di tengah pemantauan situasi Timur Tengah.
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menegaskan bahwa pemberangkatan jamaah calon haji musim haji 2026 masih mengikuti jadwal yang telah disusun. "Terkait pemberangkatan jamaah calon haji sampai saat ini belum ada perubahan, masih tetap tanggal 21 April 2026 jamaah calon haji masuk asrama haji, kemudian pada 22 April berangkat," katanya di Jombang, Jawa Timur, pada Minggu (29/3/2026).
Kementerian Haji dan Umrah menyatakan semua persiapan teknis telah selesai. "Semuanya sudah siap, tinggal menunggu hari pemberangkatan jamaah calon haji," ujar Gus Irfan, sapaan akrab menteri tersebut. Ia mengibaratkan kesiapan ini seperti penyelenggaraan acara besar yang logistiknya telah dipenuhi.
Pemerintah terus memantau konflik di Timur Tengah dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan ibadah haji berjalan lancar. "Mudah-mudahan pertikaian di Timur Tengah bisa segera menurun dan kami berharap mereka yang berseteru di sana menghormati proses haji umat Islam dari seluruh dunia," harapnya. Ia berharap tensi konflik mereda agar jamaah bisa beribadah dengan tenang.
Kementerian juga berkomitmen menyelenggarakan haji secara profesional dan transparan dengan anggaran Rp18 triliun. Pengawasan melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan, dan Polri untuk pengadaan dan tata kelola keuangan.