Senat mengesahkan resolusi yang memerintahkan Trump untuk mengakhiri perang dengan Iran

Senat melakukan pemungutan suara dengan hasil 50 banding 48 pada hari Selasa untuk memerintahkan penarikan pasukan AS dari permusuhan dengan Iran. Langkah yang telah disetujui oleh DPR awal bulan ini tersebut bersifat simbolis dan tidak memerlukan tanda tangan presiden.

Empat anggota Partai Republik bergabung dengan anggota Partai Demokrat dalam mendukung resolusi kekuasaan perang tersebut. Mereka adalah Bill Cassidy dari Louisiana, Susan Collins dari Maine, Rand Paul dari Kentucky, dan Lisa Murkowski dari Alaska.

Pemimpin Minoritas Senat Chuck Schumer mengatakan setelah pemungutan suara bahwa Kongres telah berdiri tegak melawan Donald Trump dan memberikan suara untuk mengakhiri perangnya yang mahal, tidak perlu, dan merusak dengan Iran. Pesan yang disampaikan, tambahnya, adalah bahwa pemerintahan Trump harus menarik pasukan AS dari permusuhan di Iran.

Presiden Trump mengkritik langkah tersebut di Truth Social, menuduh para pembuat undang-undang bertindak di tengah negosiasi untuk mengakhiri konflik dengan Iran. Ia menyebut pemungutan suara tersebut tidak patriotik dan mengatakan bahwa Partai Demokrat didorong oleh Trump Derangement Syndrome.

Resolusi tersebut mencerminkan frustrasi bipartisan namun tidak memiliki kekuatan hukum. Hal ini terjadi di saat AS dan Iran melanjutkan negosiasi yang rumit untuk mengakhiri konflik secara permanen.

Artikel Terkait

The U.S. House of Representatives voting 215-208 on a resolution to end hostilities with Iran.
Gambar dihasilkan oleh AI

House passes War Powers Resolution urging end to U.S. hostilities with Iran

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi

The House voted 215-208 on Wednesday to approve a War Powers Resolution calling on President Donald Trump to end U.S. military action against Iran, with four Republicans joining Democrats in the first successful House vote to curb the president’s Iran campaign since the conflict began in late February.

The U.S. Senate on Wednesday rejected a Democratic-led war powers resolution that sought to restrict President Donald Trump from continuing U.S. military action against Iran without congressional authorization. The measure failed 52-47, with Sen. Rand Paul the only Republican voting in favor and Sen. John Fetterman the lone Democrat voting no.

Dilaporkan oleh AI Fakta terverifikasi

Sen. Tim Kaine, a Virginia Democrat, said Democrats plan to force a War Powers vote every week until the Iran war ends, arguing the conflict is illegal without congressional approval and warning the White House will face stiff resistance to a major defense-budget increase tied to the war.

President Donald Trump is scheduled to deliver a national address Wednesday evening on the status of the U.S. war against Iran, known as Operation Epic Fury. A White House official said the speech will provide an operational update, highlighting progress meeting or exceeding benchmarks. The address comes amid closed Strait of Hormuz, rising U.S. gas prices above $4 per gallon, and growing protests by veterans.

Dilaporkan oleh AI

President Donald Trump signed a memorandum of understanding with Iran on Wednesday to end the war and begin a 60-day period for a final agreement. Vice President JD Vance is set to lead follow-on negotiations after a planned trip to Switzerland was postponed. A Hezbollah strike in Lebanon on Friday killed four Israeli soldiers, prompting questions about compliance.

Sen. Rick Scott, a Florida Republican, argued in an opinion essay that the United States should pursue a decisive outcome in its conflict with Iran, with the central aim of preventing Tehran from obtaining a nuclear weapon.

Dilaporkan oleh AI

President Donald Trump addressed the nation in a primetime speech on April 1, 2026, providing an update on the U.S. military engagement in Iran, now in its second month. He claimed swift victories, outlined simple objectives including crippling Iran's military and nuclear program, and predicted completion in two to three weeks. The address drew mixed reactions from Republicans and volatile market responses.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak