Joshua dari SEVENTEEN akan berbicara di acara pemuda UNESCO di Paris

Anggota SEVENTEEN, Joshua, dijadwalkan untuk memberikan pidato di acara UNESCO di Paris akhir bulan ini. Pledis Entertainment mengonfirmasi penampilan tersebut pada 16 Juni, yang menyoroti perannya sebagai Duta Niat Baik untuk Pemuda.

Joshua akan naik ke podium pada acara tanggal 25 Juni yang bertajuk “UNESCO x SEVENTEEN: Celebrating Youth, Creativity and Well-Being Together” di Kantor Pusat UNESCO.

Penampilan ini mendukung program “Going Together – For Youth Creativity & Well Being” yang sedang berlangsung, sebuah kolaborasi antara grup tersebut dan UNESCO yang berfokus pada proyek pemuda di bidang musik, seni, olahraga, dan kesehatan mental.

SEVENTEEN menerima penunjukan UNESCO pada tahun 2024 setelah partisipasi sebelumnya dalam forum pemuda dan telah menyumbangkan satu juta dolar ditambah hasil lelang tambahan untuk inisiatif hibah terkait.

Para tamu kehormatan termasuk Direktur Jenderal UNESCO Khaled El-Enany juga diperkirakan akan hadir dalam pertemuan di Paris tersebut.

Artikel Terkait

President Lee Jae Myung and Pope Leo XIV shaking hands during an invitation for World Youth Day 2027 in South Korea
Gambar dihasilkan oleh AI

Lee Invites Pope Leo XIV to South Korea for World Youth Day 2027

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

President Lee Jae Myung invited Pope Leo XIV on Monday to visit South Korea next year during the country's hosting of World Youth Day 2027.

K-pop powerhouse SM Entertainment has signed a new partnership with UNICEF to support children in Indonesia. The agreement was concluded at the UNICEF Indonesia office in Jakarta on Friday, expanding the company's social contribution efforts across Southeast Asia. It includes installing gender-separated modern toilets and water quality monitoring systems in 60 schools by 2028.

Dilaporkan oleh AI

Hong Kong's leader pledged to foster an inclusive society for people with autism at an event marking World Autism Awareness Day. Chief Executive John Lee Ka-chiu highlighted the need for better understanding and acceptance. A Unesco official said the city could become a global hub for autism support services.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak