Shia LaBeouf didakwa penganiayaan setelah perkelahian di bar New Orleans

Shia LaBeouf menghadapi dua dakwaan penganiayaan sederhana setelah keributan di bar New Orleans selama Mardi Gras. Laporan polisi merinci penggunaan kata-kata homofobik dan perilaku agresifnya terhadap pelanggan. Aktor berusia 39 tahun itu dibebaskan tanpa jaminan segera setelah ditangkap.

Oh, sayang, Mardi Gras di New Orleans seharusnya semua manik-manik dan minuman keras, tapi Shia LaBeouf mengubahnya menjadi perkelahian total! Video menjadi viral minggu ini menunjukkan aktor itu, bertelanjang dada dan memukul, mendorong satu orang ke tanah dan memukul yang lain di wajah—polisi bilang pukulan itu mungkin mematahkan hidung. 😬 Semuanya meledak sekitar pukul 12:45 pagi pada Fat Tuesday, 18 Februari 2026, di Royal Street Inn & R Bar dekat French Quarter. Menurut laporan polisi New Orleans yang didapat Associated Press, LaBeouf berusia 39 tahun 'menjadi marah dan agresif sepanjang malam', memukul beberapa orang dengan tinju tertutup sambil berulang kali menggunakan kata-kata homofobik. Satu korban, entertainer lokal Jeffrey Damnit (polisi identifikasi sebagai Jeffrey Klein), yang memakai makeup mata dan lipstik, bilang ke AP: “Dia memukul saya, menghantam beberapa kali dengan pukulan, mendorong saya beberapa kali.” Damnit bilang LaBeouf mendorongnya dari belakang lebih dulu, berteriak kata-kata menghina dan mengancam nyawanya. “Itu entah bagaimana memicu dia, membuatnya marah dan memberi arah pada amarahnya,” tambah Damnit. “Orang ini ingin saya mati karena saya pakai makeup. Itu hal yang rusak.” Dia bahkan khawatir tentang dampak karir sebagai anggota Screen Actors Guild karena melawan berat badan Hollywood Shia. LaBeouf menyangkal semuanya dalam video yang direkam Damnit: “Saya tidak dorong siapa pun, saya tidak sentuh siapa pun.” Tapi laporan mencatat dia menggumam kata hina saat ditangkap dan bilang, “Para f**** ini masukkan saya ke penjara,” sebelum menyebut dia Katolik. Ditahan oleh pelanggan, dia tidak mau pergi dan semakin agresif sampai polisi datang. Dibebaskan tanpa jaminan Selasa itu, dia tweet “Bebaskan saya” pagi hari 18 Februari. Footage selanjutnya? Dia menari melintasi French Quarter, melambai kertas pembebasan, dan secara low-key bilang ke streamer dia “bukan siapa-siapa” sementara penggemar heboh. 🍻 Ini bukan pengalaman pertama Shia—penangkapan sebelumnya di 2017 karena mabuk di New York (menuju rehab) dan Georgia (probach untuk perilaku tidak teratur), plus dakwaan 2020 di LA untuk penganiayaan dan pencurian. Tahun itu, mantan FKA Twigs menggugat atas penyalahgunaan yang diduga, termasuk membantingnya ke mobil dan sengaja memberi STD; mereka menyelesaikan di Juli 2025 setelah permintaan maaf awalnya dan penyangkalan kemudian. Berantakan banget? Jadi, apakah ini hanya malam liar lagi, atau gosip terlalu panas untuk bad boy Hollywood? 🔥

Artikel Terkait

Shia LaBeouf angrily yelling at a woman during dinner at a Rome restaurant.
Gambar dihasilkan oleh AI

Shia LaBeouf yells 'F*** off' at woman at Rome restaurant

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Shia LaBeouf was filmed yelling 'F*** off' at a woman seated next to him at an outdoor restaurant in Rome, according to video obtained by TMZ. This marks another outburst during the actor's recent trip to Italy, following his hotel lobby antics.

Shia LaBeouf entered a guilty plea on June 3, 2026, to misdemeanor battery charges tied to a February Mardi Gras bar clash. The 39-year-old actor received two years of probation plus rehab mandates. Court wrapped the saga that began with an alleged punch-up at R Bar.

Dilaporkan oleh AI

Shia LaBeouf allegedly tangled in a physical altercation outside Le Bon Temps Roule in New Orleans, emerging shirtless inside the bar afterward. Witnesses say it went down just before midnight on Monday. No cops were called.

The '90 Day Fiancé' alum pleaded guilty to disorderly conduct after a deal dropped his misdemeanor battery charge.

Dilaporkan oleh AI

Two 20-year-olds face charges following an assault in a Louisville shopping mall parking lot, sparked by a perceived disrespectful remark during a photo session. Police say the men searched multiple restaurants before attacking three victims, causing serious injuries. A lawsuit now claims the mall lacked adequate security.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak