Seorang peneliti telah menunjukkan bahwa speaker Sound Blaster Katana V2X dari Creative Technologies dapat digunakan untuk menginfeksi komputer yang terhubung dengan perintah berbahaya melalui Bluetooth. Serangan ini tidak memerlukan pairing dan tetap berfungsi tanpa akses fisik ke perangkat.
Rasmus Moorats menemukan masalah tersebut setelah membeli speaker seharga 283 dolar AS yang terhubung ke komputer melalui USB atau Bluetooth. Ia menemukan bahwa perangkat Bluetooth yang tidak terautentikasi dapat mengunggah firmware khusus ke speaker tanpa perlindungan penandatanganan kode.
Moorats kemudian memodifikasi firmware tersebut agar speaker dapat meniru keyboard. Hal ini memungkinkan perintah yang dikirim melalui Bluetooth menjangkau PC yang terhubung, di mana perintah tersebut dapat membuka terminal dan menjalankan kode arbitrer.
Dalam sebuah proof of concept, Moorats menjalankan perintah "echo pwned" pada mesin target. Ia melaporkan temuan tersebut kepada Creative Technologies, yang menyatakan bahwa para insinyurnya tidak menganggap perilaku tersebut sebagai sebuah kerentanan.
Serangan ini terbatas pada perangkat dalam jangkauan Bluetooth, seperti milik tetangga atau teman serumah. Bluetooth tetap aktif pada speaker bahkan saat dalam mode tidur.