Para peneliti keamanan telah menandai adanya risiko baru bagi pengguna aplikasi Phone Link milik Microsoft. Pelaku ancaman yang tidak teridentifikasi menggunakan alat tersebut untuk mencuri pesan SMS dan kata sandi sekali pakai.
Serangan ini memanfaatkan trojan akses jarak jauh yang sudah dikenal, yang telah diperbarui dengan kapabilitas baru. Perubahan ini memungkinkan perangkat lunak berbahaya tersebut untuk menargetkan data yang disinkronkan antara ponsel Android dan komputer Windows melalui layanan Phone Link.