Penipuan dukungan TI palsu menginfeksi perangkat perusahaan dengan malware Havoc

Sebuah penipuan dukungan teknologi yang menyesatkan telah menipu karyawan agar membahayakan komputer perusahaan mereka. Berpura-pura sebagai bantuan TI, para penipu membimbing korban melalui langkah-langkah yang memasang malware Havoc. Serangan dimulai dengan email spam dan meningkat melalui panggilan telepon palsu.

Dalam insiden keamanan siber baru-baru ini yang dilaporkan oleh TechRadar, karyawan percaya mereka sedang menyelesaikan kesalahan browser ketika mereka tanpa sadar menginfeksi perangkat perusahaan mereka sendiri. Penipuan dimulai dengan banjir pesan spam, diikuti oleh panggilan telepon dari individu yang berpura-pura menjadi dukungan TI. Para penelepon ini menginstruksikan korban tentang tindakan yang pada akhirnya mengarah pada kompromi jaringan penuh menggunakan malware Havoc. Terjemahan: Proses tersebut digambarkan dimulai secara tidak berbahaya, dengan tim dukungan palsu yang membimbing karyawan melalui apa yang tampak seperti pemecahan masalah rutin. Namun, langkah-langkah ini diam-diam memasang malware, memberikan akses mendalam kepada penyerang ke sistem perusahaan. TechRadar menyoroti bagaimana taktik sederhana seperti itu—banjir spam dikombinasikan dengan panggilan dukungan yang meyakinkan—dapat menghasilkan pelanggaran signifikan. Tidak ada perusahaan atau lokasi spesifik yang disebutkan dalam laporan, tetapi metode tersebut menekankan kerentanan dalam pelatihan dan kesadaran karyawan. Artikel tersebut, yang diterbitkan pada 7 Maret 2026, berfungsi sebagai contoh peringatan tentang serangan social engineering di sektor teknologi.

Artikel Terkait

IT expert Supangat warns of Lebaran digital scams via WhatsApp and SMS in a press conference illustration.
Gambar dihasilkan oleh AI

Pakar IT ingatkan waspada penipuan digital jelang Lebaran

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, pakar teknologi informasi dari Untag Surabaya, Supangat, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan melalui WhatsApp dan SMS. Aktivitas transaksi digital yang meningkat dimanfaatkan pelaku kejahatan siber. Pendiri Vida, Niki Santo Luhur, menyebut dua modus utama: phishing dan malware yang marak di Indonesia.

Penipu mengirim email yang tampak asli kepada pengguna OpenAI, dirancang untuk memanipulasi mereka agar mengungkap data kritis dengan cepat. Email ini diikuti oleh panggilan vishing yang meningkatkan tekanan pada korban untuk mengungkap detail akun. Kampanye ini menyoroti risiko berkelanjutan dalam keamanan platform AI.

Dilaporkan oleh AI

Cisco Talos merinci bagaimana kelompok terkait China mengeksploitasi zero-day belum ditambal di perangkat keamanan email sejak akhir November 2025, menyebar pintu belakang dan alat pembersih log untuk akses persisten.

Threat actors are mailing physical letters impersonating Trezor and Ledger to trick cryptocurrency hardware wallet users into revealing recovery phrases. The letters create urgency by claiming mandatory checks are required to avoid losing wallet access. Victims scanning included QR codes are directed to phishing sites that steal their wallet information.

Dilaporkan oleh AI

Penyekatan digital telah mencapai tingkat baru karena peretas semakin sering menyamar sebagai merek melalui serangan domain. Bentuk penyamaran siber ini mengambil berbagai bentuk untuk menipu pengguna dan organisasi. Tren ini menyoroti tantangan berkelanjutan dalam keamanan online.

Dua kelompok yang terkait dengan China sedang mengeksploitasi kerentanan yang baru ditemukan di produk keamanan email Cisco. Kampanye ini melibatkan serangan zero-day, yang menyoroti risiko keamanan siber yang berkelanjutan. Masalah ini dilaporkan pada 19 Desember 2025.

Dilaporkan oleh AI

A fake website is distributing a malicious version of the 7-Zip installer that contains malware. TechRadar warns users that the .com domain is not the official site for 7-Zip. The alert was published on February 11, 2026.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak