Teknik peretasan yang disebut DarkSword, yang digunakan oleh peretas Rusia, dapat membahayakan iPhone yang menjalankan iOS 18 hanya dengan mengunjungi situs web yang terinfeksi. Ditemukan di alam liar, alat ini telah digunakan dalam kampanye spionase dan kejahatan dunia maya untuk menargetkan ribuan perangkat tanpa pandang bulu. Sekarang tersedia secara online dalam bentuk yang dapat digunakan kembali, mempertaruhkan sebagian besar pengguna iPhone di seluruh dunia.
Teknik peretasan iPhone dulunya jarang terjadi, diibaratkan sebagai hewan yang sulit dipahami yang digunakan secara diam-diam terhadap target tertentu. Perkembangan terbaru menunjukkan pergeseran, dengan kelompok spionase dan penjahat siber yang menanamkan alat pengambilalihan telepon di situs web untuk meretas ribuan perangkat secara luas. Di antaranya adalah DarkSword, sebuah metode ampuh yang terlihat digunakan secara aktif oleh para peretas Rusia. Teknik ini dapat mengambil alih kendali perangkat di iOS 18 hanya dengan mengunjungi situs jahat, memengaruhi ratusan juta iPhone. Alat ini telah muncul di web dalam format yang mudah beradaptasi, meningkatkan risiko bagi banyak pengguna. Peretasan yang sebelumnya selektif kini semakin meningkat, seperti yang dicatat dalam pengamatan keamanan siber.