Pengguna ponsel cerdas abaikan risiko keamanan karena ketergantungan pada alat gratis

Banyak pemilik ponsel cerdas mengabaikan perlindungan dasar meskipun setiap hari bergantung pada perangkat mereka.

Pengguna sering kali memercayai alat keamanan gratis sambil menghindari opsi antivirus berbayar, menurut pengamatan terbaru terhadap kebiasaan penggunaan perangkat seluler. Pergeseran ini membuat perangkat lebih rentan terhadap potensi ancaman seiring berjalannya waktu. Para ahli mencatat tren ini melemahkan keamanan seluler secara keseluruhan karena solusi berbayar mengalami penurunan adopsi.

Artikel Terkait

Para peneliti keamanan telah menandai adanya risiko baru bagi pengguna aplikasi Phone Link milik Microsoft. Pelaku ancaman yang tidak teridentifikasi menggunakan alat tersebut untuk mencuri pesan SMS dan kata sandi sekali pakai.

Dilaporkan oleh AI

Baterai ponsel pintar terus mengalami peningkatan, namun pengguna masih harus mengisi daya setiap hari seiring dengan berkembangnya fitur-fitur yang boros energi.

Jumlah dan dampak pelanggaran identitas terus meningkat, membuat bisnis menjadi lebih rentan dari sebelumnya. Perusahaan keamanan siber CyberArk menyatakan bahwa perusahaan membutuhkan pendekatan keamanan identitas yang terpadu dan otomatis untuk mengatasi ancaman yang kian berkembang.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak