SpaceX majukan rencana IPO di tengah kepemilikan bitcoin

SpaceX sedang mempersiapkan penawaran umum perdana besar pada pertengahan hingga akhir 2026, bertujuan mengumpulkan lebih dari $30 miliar dengan valuasi $1,5 triliun. Perusahaan yang dipimpin Elon Musk itu memegang hampir 4.000 bitcoin di neraca keuangannya, bernilai sekitar $369 juta. Langkah ini mengintegrasikan kriptokurensi ke dalam salah satu pencatatan saham terbesar yang direncanakan.

Menurut laporan Bloomberg, SpaceX sedang maju dengan persiapan IPO yang bisa menilai perusahaan sekitar $1,5 triliun, menjadikannya penawaran pasar publik terbesar menurut ukuran tersebut. Pencatatan yang ditargetkan pertengahan hingga akhir 2026 bertujuan mengumpulkan «jauh lebih dari $30 miliar», meskipun masih bergantung pada kondisi pasar.

Investor di IPO akan mendapatkan eksposur tidak hanya ke operasi roket dan satelit SpaceX tetapi juga ke aset kriptokurensinya. Perusahaan analitik blockchain Arkham Intelligence mengidentifikasi kluster dompet terkait SpaceX yang memegang sekitar 3.991 BTC, senilai sekitar $369 juta pada harga bitcoin sekitar $92.500. Kepemilikan ini disimpan melalui Coinbase Prime dan bervariasi seiring waktu: naik selama pasar bull 2021–2022, turun, kemudian dibangun kembali melalui 2024 dan 2025. Aktivitas terbaru mencakup transfer internal besar, seperti dua transaksi lebih dari 1.000 BTC masing-masing dalam seminggu terakhir, meskipun ini mungkin bukan menunjukkan pembelian atau penjualan.

SpaceX juga telah merangkul dogecoin, menerima token tersebut untuk mendanai misi DOGE-1 ke Bulan. Hal ini sejalan dengan pengaruh lebih luas Elon Musk di kripto; perusahaannya, termasuk Tesla dengan lebih dari 11.000 BTC di neracanya, adalah adopter institusional awal. IPO yang sukses bisa menyediakan modal untuk ekspansi Starlink dan pusat data luar angkasa, berpotensi memperluas jangkauan Musk ke AI dan infrastruktur kripto.

Pasar prediksi Polymarket mencerminkan optimisme, dengan pedagang memberikan probabilitas 67% bahwa kapitalisasi pasar SpaceX akan melebihi $1 triliun pada IPO per awal Rabu.

Artikel Terkait

Elon Musk presenting SpaceX's Bitcoin holdings and IPO details in a boardroom setting
Gambar dihasilkan oleh AI

SpaceX discloses bitcoin holdings in IPO filing

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

SpaceX has filed documents for an initial public offering expected next month, revealing it held 18,712 bitcoin worth $1.29 billion as of March 31. The filing shows the company generated $18.7 billion in revenue last year. Elon Musk is set to remain chief executive, chief technical officer and board chairman after the listing.

SpaceX telah secara rahasia menyerahkan draf dokumen pendaftaran kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) untuk penawaran saham perdana (IPO) yang dapat mengumpulkan dana sebesar $75 miliar dengan valuasi $1,75 triliun. Pengajuan ini, seperti yang dilaporkan oleh Bloomberg dan pihak-pihak yang mengetahui masalah tersebut, menjadi langkah awal untuk kemungkinan pencatatan saham pada bulan Juni, yang akan melampaui rekor sebelumnya yang ditetapkan oleh Saudi Aramco. Langkah ini menyusul akuisisi perusahaan atas xAI milik Elon Musk baru-baru ini dan terjadi di tengah perubahan aturan Nasdaq yang menguntungkan pencatatan besar baru.

Dilaporkan oleh AI

SpaceX menyerahkan dokumen penawaran umum perdana kepada regulator AS pada hari Rabu. Langkah ini menempatkan perusahaan tersebut untuk melakukan IPO yang berpotensi menjadi yang terbesar sepanjang masa, dengan valuasi melebihi $1,75 triliun.

Cryptocurrencies have shown resilience, trading higher despite a sharp rise in crude oil prices that unsettled global markets. The overall market capitalization climbed more than 2 percent in the past 24 hours to $2.36 trillion, with trading volume surging 52 percent to $99 billion. Bitcoin led the gains, rising 3.2 percent to $69,317.58.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak