Spacex considers merger with Tesla or xAI, reports say

Elon Musk's SpaceX is exploring a potential merger with Tesla or xAI, according to a Bloomberg report citing sources familiar with the matter. The discussions remain in early stages with no decisions made. Tesla's shares rose 3% following the after-hours report.

Elon Musk-led SpaceX has discussed the feasibility of a tie-up with Tesla, an idea backed by some investors. The company has also explored a possible combination with xAI ahead of a potential stock market listing. Bloomberg News reported on Thursday, citing people familiar with the matter, that these talks are private and in early stages. Musk has been consulting advisers and investors on various merger options involving SpaceX, Tesla, and xAI to better align the companies' long-term goals. The three firms collaborate closely in areas like technology, data, and talent. However, any merger would likely face scrutiny from investors and regulators due to Musk's overlapping roles and influence. Tesla's shares have been volatile in recent months, while SpaceX remains privately held and ranks among the world's most valuable startups. xAI, launched in 2023, represents Musk's venture into artificial intelligence and powers the chatbot Grok. Sources cautioned that the discussions could collapse and may not result in any deal. Neither SpaceX, Tesla, nor xAI has publicly commented on the reports.

Artikel Terkait

Illustration depicting Elon Musk envisioning the merger of Tesla, SpaceX, and xAI into a trillion-dollar tech empire amid speculation.
Gambar dihasilkan oleh AI

Perusahaan Musk memperdalam hubungan di tengah spekulasi merger

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Perusahaan Elon Musk, termasuk Tesla, SpaceX, dan xAI, semakin terhubung melalui sumber daya dan investasi bersama, memicu pembicaraan tentang merger potensial. Laporan menunjukkan diskusi awal untuk menggabungkan SpaceX dengan Tesla atau xAI menjelang IPO SpaceX potensial akhir 2026. Langkah tersebut bisa menciptakan raksasa teknologi bernilai triliun dolar yang mengintegrasikan kendaraan listrik, aerospace, dan kecerdasan buatan.

SpaceX milik Elon Musk sedang dalam pembicaraan tahap awal untuk berpotensi merger dengan Tesla atau xAI, menurut laporan Bloomberg dan Reuters. Merger semacam itu bisa mendahului penawaran umum perdana SpaceX yang direncanakan tahun ini. Pembicaraan bertujuan mengkonsolidasikan sumber daya di antara perusahaan-perusahaan Musk, dibangun di atas investasi terkini dan operasi bersama.

Dilaporkan oleh AI

Elon Musk tampaknya sedang mengkonsolidasikan perusahaannya, dengan Tesla menghentikan produksi model kunci untuk fokus pada robot AI dan berinvestasi di xAI. Laporan menunjukkan rencana penggabungan SpaceX dengan Tesla atau xAI untuk persiapan pencatatan saham. Langkah ini bertujuan memperkuat pengembangan AI di tengah permintaan sumber daya yang meningkat.

Tesla mengungkapkan investasi 2 miliar dolar di perusahaan AI xAI milik Elon Musk, bagian dari putaran pendanaan Seri E-nya, meskipun ada gugatan pemegang saham yang sedang berlangsung dan suara non-binding yang ditolak. Langkah ini bertujuan untuk mendorong kolaborasi AI di bawah Master Plan Bagian IV Tesla. Investasi tersebut, dilakukan dengan syarat pasar, diharapkan selesai pada kuartal pertama 2026.

Dilaporkan oleh AI

Elon Musk berbicara kepada karyawan xAI pada rapat perusahaan secara keseluruhan di San Francisco minggu lalu, menyatakan optimisme tentang masa depan perusahaan dalam perlombaan kecerdasan umum buatan. Ia menekankan pentingnya penskalaan pusat data dan pengamanan pendanaan untuk mengalahkan pesaing. Musk juga berspekulasi tentang ide inovatif seperti pusat data berbasis luar angkasa.

Penganut Tesla Sawyer Merritt telah menguraikan daftar ambisius perkembangan yang diharapkan di seluruh usaha Elon Musk pada 2026. Dari peluncuran luar angkasa hingga implan otak dan produksi robot, prediksi tersebut menyoroti kemajuan cepat dalam teknologi. Rencana ini bisa mengubah transportasi, energi, dan peningkatan manusia.

Dilaporkan oleh AI

Elon Musk telah menguraikan rencana untuk membangun pabrik satelit AI di bulan yang dilengkapi dengan ketapel raksasa untuk meluncurkan satelit ke angkasa. Usulan ini muncul selama rapat staf baru-baru ini di perusahaannya xAI, seperti dilaporkan oleh The New York Times. Musk memandang infrastruktur AI berbasis luar angkasa sebagai esensial untuk memenuhi permintaan komputasi yang tumbuh tanpa membebani sumber daya Bumi.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak