Elon Musk membahas tujuan AGI xAI pada rapat pleno

Elon Musk berbicara kepada karyawan xAI pada rapat perusahaan secara keseluruhan di San Francisco minggu lalu, menyatakan optimisme tentang masa depan perusahaan dalam perlombaan kecerdasan umum buatan. Ia menekankan pentingnya penskalaan pusat data dan pengamanan pendanaan untuk mengalahkan pesaing. Musk juga berspekulasi tentang ide inovatif seperti pusat data berbasis luar angkasa.

Selama pertemuan pleno di markas xAI di San Francisco, Elon Musk, CEO perusahaan, berbagi visinya untuk mencapai superkecerdasan, yang melampaui kecerdasan manusia. Beberapa sumber yang mengetahui pertemuan melaporkan bahwa Musk menyatakan xAI bisa mencapai kecerdasan umum buatan—yang menyamai atau melebihi kemampuan manusia—secepat 2026. Ia sebelumnya menyebutkan peluang 10% AGI dengan model Grok 5 mendatang, yang dijadwalkan awal tahun depan.

Musk menekankan bahwa bertahan selama dua hingga tiga tahun ke depan akan menempatkan xAI untuk mengalahkan rival, berkat ekspansi cepat pusat data di bawah proyek Colossus. Perusahaan saat ini mengoperasikan sekitar 200.000 GPU dan berencana menskalakan ke 1 juta. Akses ke pendanaan tahunan 20 hingga 30 miliar dolar, bersama sinergi dari usaha lain Musk seperti Tesla—yang mengintegrasikan Grok ke kendaraannya tahun ini—akan memberikan keunggulan kompetitif.

Karyawan menggambarkan Musk sebagai ceria, dengan satu menyebut suasana 'peppy'. Ia juga membahas konsep futuristik, termasuk membangun pusat data di luar angkasa untuk mendukung upaya kolonisasi Mars. Musk menyarankan robot humanoid Optimus milik Tesla bisa mengoperasikan fasilitas luar bumi ini, berpotensi membantu misi SpaceX sejak tahun depan. Ide ini sejalan dengan komentar CEO Google Sundar Pichai dan CEO OpenAI Sam Altman, yang telah mengeksplorasi pusat data luar angkasa sebagai 'moonshot'.

Pertemuan menampilkan demonstrasi pembaruan produk, termasuk peningkatan Grok Voice untuk mendengarkan lebih baik, kemampuan prediktif di Grok, aplikasi pemilik Tesla, dan fitur pengeditan video untuk agen. Di tengah perlombaan AI yang semakin sengit, xAI tetap pendatang baru yang menantang pemimpin seperti OpenAI dan Google, yang baru-baru ini merilis model canggih di tengah tekanan kompetitif.

Artikel Terkait

Elon Musk announces SpaceX-xAI merger at podium, with screen showing orbital AI data centers, Starships, and Mars visions.
Gambar dihasilkan oleh AI

SpaceX mengakuisisi xAI untuk memberdayakan AI dengan pusat data luar angkasa

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Elon Musk mengumumkan pada 2 Februari 2026 bahwa perusahaannya SpaceX telah mengakuisisi startup AI miliknya xAI, bertujuan membangun pusat data orbit untuk memenuhi permintaan listrik yang melonjak untuk kecerdasan buatan. Penggabungan ini mengintegrasikan AI, roket, dan teknologi satelit untuk menciptakan mesin inovasi terintegrasi secara vertikal. Musk membayangkan ini memungkinkan kemajuan seperti basis Bulan dan kolonisasi Mars.

Elon Musk has announced the absorption of his AI company xAI into SpaceX, his space firm, to develop data centers in orbit. The merger aims to meet the growing electricity demand for AI by combining space-based solar power and orbital infrastructure. The project aligns with Musk's broader ambitions for space exploration.

Dilaporkan oleh AI

SpaceX milik Elon Musk telah mengakuisisi startup AI-nya xAI, langkah yang diumumkan pada 2 Februari yang bertujuan mengintegrasikan infrastruktur luar angkasa dengan kecerdasan buatan. Penggabungan ini menyoroti visi Musk untuk memanfaatkan energi matahari di orbit guna memberi daya pada sistem AI yang boros energi. Kritikus mempertanyakan kelayakan peluncuran pusat data ke luar angkasa.

Elon Musk telah menguraikan rencana untuk membangun pabrik satelit AI di bulan yang dilengkapi dengan ketapel raksasa untuk meluncurkan satelit ke angkasa. Usulan ini muncul selama rapat staf baru-baru ini di perusahaannya xAI, seperti dilaporkan oleh The New York Times. Musk memandang infrastruktur AI berbasis luar angkasa sebagai esensial untuk memenuhi permintaan komputasi yang tumbuh tanpa membebani sumber daya Bumi.

Dilaporkan oleh AI

Elon Musk's SpaceX is exploring a potential merger with Tesla or xAI, according to a Bloomberg report citing sources familiar with the matter. The discussions remain in early stages with no decisions made. Tesla's shares rose 3% following the after-hours report.

Para ahli berpendapat bahwa AI fisik, yang melibatkan robot dan mesin otonom berinteraksi dengan dunia nyata, mungkin menyediakan jalur langsung menuju kecerdasan buatan umum. Komentar Elon Musk mengenai robot Optimus milik Tesla menyoroti potensi ini, di tengah investasi yang semakin meningkat dalam teknologi terkait. Tahun 2026 dipandang sebagai titik infleksi kunci bagi bidang ini.

Dilaporkan oleh AI

Elon Musk menjanjikan Tesla Cybertruck gratis kepada insinyur xAI yang bisa menyelesaikan pelatihan GPU dalam 24 jam, dan insinyur tersebut berhasil. Cerita ini, dibagikan oleh mantan staf xAI Sulaiman Ghori, menyoroti penekanan Musk pada eksekusi cepat di perusahaannya. Insentif ini menggarisbawahi budaya taruhan tinggi di xAI, di mana kecepatan sangat utama.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak