Penyedia perangkat keras Linux StarLabs telah meluncurkan StarBook Horizon, laptop 13 inci yang berfokus pada privasi dengan prosesor Intel Alder Lake. Perangkat ini memiliki 32GB RAM, layar beresolusi tinggi, dan dilengkapi berbagai distribusi Linux yang sudah terinstal. Kini tersedia untuk dibeli seharga $1.058 dari toko online perusahaan.
StarLabs, spesialis perangkat keras yang kompatibel dengan Linux, mengumumkan ketersediaan laptop StarBook Horizon pada 6 Januari 2026. Dirancang sebagai notebook Coreboot 13 inci yang menekankan privasi dan kegunaan sehari-hari, perangkat ini memiliki chassis aluminium 6061 yang tahan lama dengan finishing sand-blasted Pantone 433.
Di intinya, StarBook Horizon berjalan pada prosesor Intel Alder Lake i3-N305, yang mencakup 8 inti dan 8 thread pada TDP 7W, dipasangkan dengan grafis Intel UHD dan kecepatan clock dasar 1,00 GHz. Dilengkapi dengan 32GB memori LPDDR5 4800MT/s dan SSD 2TB Gen3 PCIe M.2 2280 untuk penyimpanan.
Layar IPS berukuran 13,4 inci dengan lampu latar LED menawarkan resolusi tajam 2520×1680 pada 226 piksel per inci, refresh rate 90Hz, rasio aspek 3:2, kecerahan 500cd/m², dan rasio kontras 1500:1. Pelindung layar privasi yang sudah terpasang meningkatkan keamanan pengguna.
Opsi konektivitas mencakup Intel Wi-Fi 6E AX211 dengan saklar mati perangkat keras, Bluetooth 5.3, dua port USB Type-C 3.2 Gen 2 (hingga 10 Gbps), satu port USB Type-A 3.2 Gen 2, port HDMI 2.1, dan jack headphone/mikrofon 3,5mm. Fitur tambahan meliputi keyboard berlampu latar, trackpad kaca yang mendukung gestur multi-touch, webcam Full HD 1080p dengan penutup fisik, speaker stereo, mikrofon digital ganda, Secure Boot, TPM 2.0, firmware Coreboot, dan Intel Management Engine yang dinonaktifkan.
Daya disediakan oleh baterai lithium-ion 45-watt-hour yang dapat diganti pengguna, dengan rating hingga 14 jam penggunaan, bersama adaptor USB-C 65W. Sistem pendingin senyap, dengan mode nonaktifkan kipas opsional untuk operasi tanpa suara.
Pembeli dapat memilih dari opsi Linux yang sudah terinstal seperti Ubuntu, Linux Mint, MX Linux, Zorin OS, Manjaro, elementary OS, atau Qubes OS. Peluncuran ini menegaskan komitmen StarLabs terhadap perangkat keras open-source yang disesuaikan untuk pengguna yang sadar privasi di ekosistem Linux yang berkembang.