Dolce & Gabbana mengonfirmasi bahwa salah satu pendiri, Stefano Gabbana, telah mundur dari posisi manajemennya, efektif mulai 1 Januari 2026. Perusahaan menyatakan bahwa pengunduran diri tersebut tidak berdampak pada aktivitas kreatifnya yang sedang berjalan. Klarifikasi ini menyusul laporan sebelumnya yang menyiratkan kepergian yang lebih luas.
Dolce & Gabbana mengeluarkan pernyataan pada hari Jumat yang mengumumkan pengunduran diri Stefano Gabbana dari perannya di Dolce & Gabbana Holding Srl, Dolce & Gabbana Trademarks Srl, dan Dolce & Gabbana Srl. Perubahan tersebut digambarkan sebagai bagian dari evolusi alami dalam struktur organisasi dan tata kelola perusahaan. Gabbana, yang mendirikan merek tersebut pada tahun 1985 bersama Domenico Dolce, tetap memegang saham signifikan di bisnis milik pribadi ini dan akan terus memberikan kontribusi kreatif, menurut perusahaan. Pengumuman ini menjawab spekulasi mengenai keterlibatan Gabbana di tengah tantangan dalam sektor barang mewah. Laporan Bloomberg dari Maret 2026 mencatat bahwa Dolce & Gabbana sedang bernegosiasi dengan pemberi pinjaman mengenai posisi utangnya akibat penurunan pasar. Perusahaan menolak berkomentar lebih lanjut mengenai pembicaraan tersebut, dengan menyatakan bahwa pembicaraan masih berlangsung. Perkembangan ini menggarisbawahi pergeseran kepemimpinan di rumah mode asal Italia tersebut, yang tetap berada di bawah kepemilikan pribadi oleh para pendirinya.