SUSE telah mengumumkan perannya sebagai mitra peluncuran untuk European Sovereign Cloud baru Amazon Web Services. Inisiatif ini memungkinkan pelanggan untuk menyebarkan SUSE Linux Enterprise Server dan varian SAP-nya menggunakan model bayar-sebagaimana-digunakan di zona cloud terisolasi yang dioperasikan oleh UE. Kemitraan ini menekankan kedaulatan digital yang ditingkatkan untuk Eropa.
SUSE, penyedia solusi open-source terkemuka, mengungkapkan pada 15 Januari 2026 bahwa ia bermitra dengan Amazon Web Services (AWS) sebagai mitra peluncuran untuk European Sovereign Cloud (ESC). Perkembangan ini menandai kemajuan signifikan dalam upaya Eropa untuk memperkuat kedaulatan data dan kendali atas infrastruktur cloud. nnPada peluncuran cloud, pelanggan akan memiliki opsi untuk menyebarkan SUSE Linux Enterprise Server (SLES) dan SLES untuk SAP melalui model bayar-sebagaimana-digunakan (PAYG). Penyebaran ini terjadi dalam zona cloud yang sepenuhnya terisolasi yang dioperasikan secara eksklusif di dalam Uni Eropa. Fitur kunci mencakup Amazon Machine Images (AMIs) khusus yang dibatasi untuk penggunaan ESC, operasi terbatas pada UE, dan dukungan untuk beban kerja sovereign yang memastikan tidak ada transfer data di luar UE. nnSUSE menggambarkan inisiatif ini sebagai 'langkah besar maju bagi kedaulatan digital Eropa', menyoroti potensinya untuk memungkinkan layanan cloud yang aman dan patuh untuk bisnis yang menangani data sensitif. Kemitraan ini selaras dengan tekanan regulasi yang meningkat di UE untuk melokalisasi pemrosesan data dan mengurangi ketergantungan pada penyedia cloud non-Eropa. nnMeskipun detail operasional lengkap masih akan diumumkan, kolaborasi ini menggarisbawahi komitmen SUSE untuk mendukung lingkungan cloud yang berfokus pada UE. Informasi lebih lanjut tersedia melalui tautan yang disediakan dalam pengumuman SUSE.