Robot Optimus Tesla menuai kritik tajam

Sebuah artikel buletin baru-baru ini menyebut proyek robot humanoid Tesla, Optimus, sebagai kegagalan total. Artikel tersebut membandingkan robot itu dengan karakter fiksi dan menyatakan bahwa ia tidak memiliki prospek masa depan.

Dalam kritik tajam yang diterbitkan di Newsletter Will Lockett 'Planet Earth and Beyond', robot humanoid Optimus milik Tesla digambarkan sebagai 'fiasco total'. Artikel tersebut menggambarkan proyek itu mirip dengan 'peniru C-3PO', merujuk pada droid dari Star Wars, dan menyatakan bahwa itu 'tidak menuju ke mana-mana'.Pendapat ini menyoroti tantangan berkelanjutan dalam dorongan Tesla ke bidang robotika, meskipun detail spesifik tentang perkembangan terbaru atau masalah teknis tidak dielaborasi dalam ringkasan yang diberikan. Judul dan deskripsi buletin menekankan pandangan skeptis terhadap kelayakan robot tersebut, memposisikannya sebagai upaya ambisius namun akhirnya gagal oleh raksasa kendaraan listrik.Komentar semacam itu mencerminkan perdebatan yang lebih luas di industri teknologi tentang kelayakan robot humanoid kelas konsumen. Tesla sebelumnya telah memamerkan prototipe Optimus di acara-acara, bertujuan untuk aplikasi dalam manufaktur dan bantuan rumah tangga, tetapi kritikus seperti Lockett mempertanyakan kemajuannya dan potensi pasar.

Artikel Terkait

Photorealistic illustration of Tesla's Fremont factory assembly line shifted to producing Optimus humanoid robots.
Gambar dihasilkan oleh AI

Tesla beralih pabrik Fremont ke produksi robot Optimus

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Tesla mengumumkan rencana untuk menghentikan produksi kendaraan Model S dan X di pabrik Fremont, California, untuk mengubahnya menjadi manufaktur robot humanoid Optimus. Langkah ini, yang diungkapkan selama panggilan laba kuartal keempat perusahaan, menandakan komitmen lebih dalam terhadap kecerdasan buatan dan robotika. Produksi awal Optimus diharapkan dimulai akhir tahun ini.

Elon Musk telah mengumumkan rencana terperinci untuk robot humanoid Optimus milik Tesla, menggeser fokus perusahaan menuju robotika di luar kendaraan listrik. Robot-robot ini dirancang untuk menangani tugas-tugas serupa dengan yang dilakukan manusia di pabrik dan rumah. Target produksi mencakup mencapai satu juta unit per tahun, dengan penyebaran ditargetkan pada 2027.

Dilaporkan oleh AI

Pengusaha Jason Calacanis memprediksi bahwa hari-hari pembuatan mobil Tesla akan tertutup oleh robot humanoidnya Optimus. Dalam podcast baru-baru ini, ia berpendapat bahwa fokus perusahaan pada AI dan robotika akan mendefinisikan ulang identitasnya. Pandangan Calacanis sejalan dengan proyeksi ambisius CEO Elon Musk untuk Optimus.

Video dari acara Autonomy Visualized Tesla di Miami menunjukkan robot Optimus menjatuhkan botol air dan jatuh ke belakang dengan gerakan menyerupai melepas headset VR. Klip yang dibagikan di Reddit telah memicu kecurigaan bahwa robot tersebut dikendalikan dari jarak jauh oleh operator manusia. Insiden ini menghidupkan kembali keraguan tentang otonomi robot humanoid Tesla di tengah klaim ambisius Elon Musk.

Dilaporkan oleh AI

Robot humanoid Optimus milik Tesla menunjukkan tonggak baru dengan berlari kecil melintasi lantai laboratorium dalam video yang dibagikan pada 2 Desember 2025. Rekaman tersebut menyoroti mobilitas yang lebih baik dengan bentuk alami, saat kemajuan dipercepat menuju produksi massal. CEO Elon Musk membayangkan robot ini mengubah tenaga kerja dengan menangani tugas-tugas monoton dan berpotensi membuat kerja bersifat opsional dalam 20 tahun.

A Tesla Optimus humanoid robot fell flat on its back during a demonstration at a Miami store, sparking speculation about human teleoperation. The incident occurred at the 'Autonomy Visualized' event, where the robot was handing out water bottles. Social media users pointed to the robot's hand movements as evidence of remote control via a VR headset.

Dilaporkan oleh AI

Ketua Dewan Tesla Robyn Denholm mengungkapkan bahwa robot humanoid Optimus milik perusahaan kini dapat melakukan tugas-tugas halus seperti melipat pakaian dan bersalaman. Pembaruan ini menyoroti kemajuan dalam kemampuan sentuhan robot tersebut, sebagaimana dibagikan dalam wawancara CNBC. Perkembangan ini memposisikan Optimus untuk aplikasi yang lebih luas dalam robotika dan AI.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak