Robotikawan MIT mengkritik visi robot Optimus Elon Musk

Robotikawan MIT Rodney Brooks menyebut ambisi Elon Musk untuk robot humanoid Optimus Tesla sebagai 'khayalan murni'. Ia menyoroti tantangan teknis, termasuk kurangnya sensitivitas sentuhan dan data taktil yang tidak mencukupi, yang membuat robot mirip manusia tampak masih jauh. Brooks memperingatkan bahwa usaha semacam itu dapat menyebabkan investasi yang terbuang.

Rodney Brooks, robotikawan dari MIT, menyuarakan skeptisisme kuat terhadap rencana Elon Musk untuk robot humanoid Optimus milik Tesla. Dalam kritiknya, Brooks menggambarkan visi tersebut sebagai 'khayalan murni', menunjuk pada hambatan mendasar dalam teknologi robotika saat ini. The core issues, according to Brooks and other experts, revolve around sensory capabilities. Humanoid robots like Optimus lack proper touch sensitivity, relying on inadequate tactile data to interact with the world. This limitation, they argue, keeps truly human-like functionality as a distant prospect rather than an imminent reality. Tesla's development of Optimus faces these broader challenges in the field. Musk has outlined ambitious timelines and market predictions for the robot, but Brooks suggests that substantial investments in such projects risk being wasted without addressing these technical gaps. The debate extends among robotics experts, with discussions on recent events and future implications for the industry. Public reactions, including social media conversations, reflect divided opinions on whether Optimus represents innovative progress or overoptimistic hype. While Tesla continues its work on Optimus, Brooks' comments underscore the gap between current capabilities and the grand visions promoted by company leaders.

Artikel Terkait

Elon Musk announces Optimus robot sales at Davos WEF, with robot demo on screen.
Gambar dihasilkan oleh AI

Tesla akan jual robot humanoid Optimus ke publik akhir 2027, Musk umumkan di Davos

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Elon Musk mengumumkan di Forum Ekonomi Dunia di Davos bahwa Tesla berencana menjual robot humanoid Optimus-nya ke publik pada akhir 2027, setelah keandalan dan keamanan terjamin. Saat ini melakukan tugas dasar di pabrik California, robot tersebut akan memperluas pelatihan ke Texas bulan depan dan menangani peran industri, rumah tangga, dan perawatan, meskipun para ahli memperingatkan tentang jadwal di tengah persaingan dan keterlambatan masa lalu.

Sebuah artikel buletin baru-baru ini menyebut proyek robot humanoid Tesla, Optimus, sebagai kegagalan total. Artikel tersebut membandingkan robot itu dengan karakter fiksi dan menyatakan bahwa ia tidak memiliki prospek masa depan.

Dilaporkan oleh AI

Elon Musk telah mengumumkan rencana terperinci untuk robot humanoid Optimus milik Tesla, menggeser fokus perusahaan menuju robotika di luar kendaraan listrik. Robot-robot ini dirancang untuk menangani tugas-tugas serupa dengan yang dilakukan manusia di pabrik dan rumah. Target produksi mencakup mencapai satu juta unit per tahun, dengan penyebaran ditargetkan pada 2027.

Tim Tesla China telah membagikan gambar teaser yang menampilkan versi baru tangan robot Optimus dengan proporsi dan struktur jari mirip tangan manusia. Gambar yang diunggah di Weibo dan dibagikan ulang di X tersebut mengindikasikan peningkatan kelincahan untuk robot humanoid itu. Perkembangan ini menyoroti penyempurnaan berkelanjutan pada salah satu komponen kunci Optimus.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak