Tesla telah meluncurkan sistem penyimpanan energi baterai Megapack baru senilai 500 juta dolar di California. Fasilitas ini dapat menyediakan energi bersih setara dengan penggunaan tahunan sekitar 467.000 rumah. Fasilitas ini mengintegrasikan manajemen jaringan berbasis AI untuk distribusi energi yang dioptimalkan.
Pada 16 Desember 2025, Tesla mengumumkan penerapan sistem penyimpanan energi baterai Megapack senilai 500 juta dolar di California, sebagaimana dilaporkan oleh komentator industri Sawyer Merritt di X (sebelumnya Twitter). Fasilitas canggih ini dirancang untuk menyediakan energi bersih yang setara dengan konsumsi tahunan sekitar 467.000 rumah, mendukung integrasi sumber energi terbarukan ke dalam jaringan.
Sistem ini memanfaatkan algoritma AI untuk optimalisasi distribusi dan penyimpanan energi secara real-time, meningkatkan keandalan dan efisiensi jaringan. Perkembangan ini menegaskan dorongan Tesla menuju infrastruktur berkelanjutan di tengah permintaan yang meningkat untuk proyek energi terbarukan skala besar. Dengan memungkinkan pengelolaan aliran energi yang presisi, Megapack membantu mengatasi tantangan dalam menyeimbangkan pasokan dan permintaan di wilayah dengan adopsi terbarukan tinggi seperti California.
Sawyer Merritt menyoroti skala proyek tersebut, mencatat kemampuannya untuk memasok energi bersih ke porsi signifikan rumah tangga. Inisiatif ini sejalan dengan tren lebih luas dalam solusi energi bertenaga AI, yang krusial untuk memodernisasi jaringan listrik dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Tidak ada jadwal spesifik untuk operasi penuh yang dirinci dalam pengumuman, tetapi ini merupakan langkah kunci dalam ekspansi penyimpanan energi Tesla.