Seorang pria Texas didakwa membunuh istrinya karena perselisihan masalah sakit punggung

Seorang suami di wilayah Houston telah didakwa melakukan pembunuhan setelah diduga menembak istrinya berkali-kali di rumah mereka karena sang istri dianggap tidak menanggapi keluhan sakit punggungnya dengan serius. Penembakan tersebut terjadi pada 2 Mei saat ketiga anak mereka yang masih kecil berada di rumah.

Jose Romero, 43 tahun, mengatakan kepada polisi bahwa ia melepaskan tembakan ke arah Yanira Marin de Romero, 39 tahun, saat terjadi pertengkaran di kamar mandi kediaman mereka di Harris County, Cloverleaf. Menurut siaran pers kepolisian, ia menelepon 911 sendiri untuk melaporkan penembakan tersebut dan ditahan tanpa perlawanan saat petugas tiba. Marin de Romero dinyatakan meninggal di tempat kejadian akibat sejumlah luka tembak, sementara anak-anak mereka yang berusia 3, 8, dan 13 tahun tidak terluka.

Artikel Terkait

Seorang pria Texas telah dijatuhi hukuman seumur hidup karena menembak mati kekasihnya saat sedang tidur di apartemennya di San Marcos. Juan Manuel Yanez, 49 tahun, mengaku bersalah atas pembunuhan Victoria Valadez yang berusia 43 tahun awal bulan ini.

Dilaporkan oleh AI

Keith Washington menghadapi dakwaan pembunuhan setelah diduga menembak mati istrinya yang telah berpisah, Tynice, di rumah mereka di Houston pada hari Jumat, dengan putra mereka yang berusia 6 tahun menelepon 911 untuk melaporkan kejadian tersebut. Polisi menanggapi panggilan itu sekitar pukul 10 malam pada hari Sabtu di blok 14000 Cypress Falls Drive. Washington menyerahkan diri setelah sempat bersitegang dengan tim SWAT.

Pablo Aguileramora, 46 tahun, asal San Jose menghadapi dakwaan pembunuhan setelah diduga membunuh istrinya yang telah berpisah dengannya pada 11 Juni. Jaksa menyatakan serangan tersebut terjadi setelah berbulan-bulan melakukan penguntitan yang mencakup penggunaan pelacak elektronik dan upaya kontak berulang kali.

Dilaporkan oleh AI

Seorang pria asal Houston telah dijatuhi hukuman 45 tahun penjara karena menabrak seorang manajer kelab malam dengan mobilnya saat mencoba menabrak istrinya. Sanden James George, 37 tahun, mengaku bersalah atas pembunuhan Cindy Reyes yang berusia 41 tahun.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak