Pada 5 Maret 2026, tiga belas saham dalam indeks Nifty500 ditutup di atas rata-rata pergerakan harian 200 hari mereka, menandakan potensi tren naik menurut analisis teknikal. Perkembangan ini, yang diidentifikasi oleh pemindaian stockedge.com, menyoroti momentum positif di pasar ekuitas India. Para pedagang memandang harga di atas DMA 200 sebagai indikator tren bullish secara keseluruhan.
Rata-rata pergerakan harian 200 hari (DMA) berfungsi sebagai indikator teknikal utama untuk menilai tren jangka panjang suatu saham. Ketika harga penutupan saham melampaui level ini pada kerangka waktu harian, hal itu umumnya diinterpretasikan sebagai memasuki tren naik, yang menunjukkan minat beli yang berkelanjutan. Menurut data dari stockedge.com, berikut tiga belas saham dalam kelompok Nifty500 yang mencapai breakout positif ini pada 5 Maret 2026: - Adani Ports and Special Economic Zone: 200 DMA at Rs 1437.34, last traded price (LTP) at Rs 1499.3 - Elgi Equipments: 200 DMA at Rs 499.38, LTP at Rs 518.4 - Honasa Consumer: 200 DMA at Rs 289.19, LTP at Rs 298.8 - Petronet LNG: 200 DMA at Rs 287.7, LTP at Rs 293.05 - CG Power and Industrial Solutions: 200 DMA at Rs 689.15, LTP at Rs 701.1 - Siemens: 200 DMA at Rs 3165.73, LTP at Rs 3215.7 - Sammaan Capital: 200 DMA at Rs 143.17, LTP at Rs 145.21 - Ultratech Cement: 200 DMA at Rs 12134.68, LTP at Rs 12288 - LT Foods: 200 DMA at Rs 425.47, LTP at Rs 430.15 - Bharat Heavy Electricals: 200 DMA at Rs 254.81, LTP at Rs 257.25 - Delhivery: 200 DMA at Rs 425.19, LTP at Rs 428.1 - The India Cements: 200 DMA at Rs 391.87, LTP at Rs 393.5 - Central Bank Of India: 200 DMA at Rs 37.66, LTP at Rs 37.73 Penyeberangan ini mencerminkan harga penutupan yang melebihi DMA 200 masing-masing, yang berpotensi menunjukkan potensi kenaikan untuk saham-saham ini. Pemindaian mencakup Nifty500, indeks luas yang mewakili berbagai sektor di pasar India. Sinyal teknikal semacam ini digunakan oleh para pedagang untuk mengukur arah pasar tanpa bergantung pada data fundamental.